Tangerang, Venuemagz.com – Lab Indonesia tengah digelar di Hall 5-7 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang sejak tanggal 15-17 April 2026. Pameran industri laboratorium serta produk kimia ini merupakan garapan PT Pamerindo Indonesia yang sudah memasuki edisi ke-8 penyelenggaraan.
Kali ini, Lab Indonesia 2026 membawa tema besar “Shaping the Future of Indonesia’s Laboratory Industry: Innovation, Standards, and Global Competitiveness” dengan menghadirkan 305 perusahaan dari 16 negara/wilayah di dunia. Pameran dua tahun sekali ini juga menghadirkan empat paviliun internasional dari China, Jerman, Korea Selatan, dan Malaysia.
“Kami memiliki pencapaian yang signifikan di tahun ini dengan menghadirkan peserta internasional lebih besar 62 persen dari tahun lalu. Hal ini menunjukkan semakin kuatnya pasar Indonesia terhadap industri laboratorium,” ungkap Kristi Wulandari, Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia saat pameran berlangsung di Tangerang.
Secara keseluruhan, para peserta membawa 921 teknologi dan solusi laboratorium selama acara berlangsung. Untuk semakin memeriahkan acara, pihak penyelenggara juga menghadirkan ragam program unggulan berupa 21 acara LabForum (International Scientific Conference) dan 135 acara LabTalk (Technical Seminar, Industry Workshop & Live Demonstration).
LabTalk merupakan wadah pertukaran pengetahuan dan diskusi mengenai perkembangan teknologi, standar, serta praktik laboratorium berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan. Tersedia juga program One to One Business Matching yang bertujuan untuk mendorong terciptanya kerja sama dan kemitraan strategis antar pelaku industri.
Sejalan dengan misi perusahaan, pameran ini juga menghadirkan berbagai program keberlanjutan interaktif dan edukatif yang dapat diikuti para pengunjung. Beberapa di antaranya Learning LabVenture Zone yang didukung Laboratorium LPPOM. Program ini menghadirkan aktivitas Leather Check yang memungkinkan pengunjung melakukan pengujian mikroskopis untuk mengidentifikasi jenis dan struktur material berbahan kulit.
Pihak penyelenggara juga telah menyiapkan Laboratory Consultation Clinic yang bekerja sama dengan Politeknik AKA Bogor. Program ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk berkonsultasi langsung mengenai kebutuhan pengujian dan pengelolaan laboratorium.
Permasalahan terkait keberlanjutan juga dibahas dalam LabForum dan LabTalk dengan berbagai isu di dalamnya. Misalnya saja isu terkait efisiensi sumber daya, praktik laboratorium ramah lingkungan, serta kolaborasi lintas sektor. Pendekatan ini menempatkan keberlanjutan tidak hanya sebagai wacana, tetapi sebagai praktik nyata dalam pengembangan ekosistem laboratorium yang berkelanjutan..
Seluruh program tersebut dihadirkan sebagai bentuk komitmen Pamerindo untuk mewujudkan tema “Step Into the Future of Sustainable Laboratories” dalam Lab Indonesia 2026. Tema tersebut mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam praktik industri, pertukaran pengetahuan, serta pengalaman pengunjung.
“Sebagai perusahaan yang menjadi bagian Informa Market, kami telah ikut mengembangkan berbagai langkah terkait keberlanjutan untuk sesuatu yang bertanggung jawab. Oleh sebabnya kami menghadirkan program-program tersebut agar para pemangku dapat secara bertahap mengikuti langkah keberlanjutan,” jelas Kristi.
Selama pameran berlangsung, pengunjung juga dapat memanfaatkan Mobile Health Station yang didukung oleh ASLABKESDA. Pos Kesehatan ini menyediakan 22 jenis layanan pemeriksaan kesehatan untuk mempromosikan perawatan kesehatan preventif, meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, serta mendekatkan layanan laboratorium kepada masyarakat secara lebih luas.
Tersedia juga Wellness Corner Area yang menyediakan berbagai layanan relaksasi dan kesehatan. Di area ini terdapat terapi pijat didukung oleh Komunitas Pijat Tunanetra, terapi Teraherts Wave dari PERMI, dan juga Wellness Corner Lab Medicine oleh ILKI.
Dengan banyaknya peserta dan program yang dihadirkan, Lab Indonesia menargetkan 15.000 pengunjung profesional di dalamnya. Sebagai pameran B2B, Lab Indonesia juga diharapkan dapat mempertemukan 205 trade buyers dengan para peserta yang berpartisipasi.





