BerandaEventMICE Adalah Ujung Tombak Pariwisata Berkualitas

MICE Adalah Ujung Tombak Pariwisata Berkualitas

Published on

spot_img
spot_img

Sertifikasi CHSE yang telah diterbitkan dan disosialisasikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menjadi salah satu pegangan bagi pelaku industri MICE untuk mengadakan kegiatan secara offline.

Robby Hasan, Kepala Seksi Promosi Wisata MICE Kemenparekraf, mengatakan, Sejak adanya COVID-19, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Asperapi dan MICE Center menyusun sebuah panduan atau pedoman untuk penyelenggaraan pameran, meeting, konferensi, yaitu CHSE.

“Dengan adanya CHSE, kita punya power. Kita bisa nego dengan pihak-pihak terkait untuk mendapatkan kelonggaran mengadakan event atau meeting. Apalagi untuk meeting itu pesertanya homogen, tidak untuk masyarakat umum,” ujar Robby saat menjadi pembicara dalam acara The 5th INAMICE 2022 yang diadakan di Hotel Harris & Conventions Kelapa Gading, 13 Juni 2022.

BACA JUGA:  Bandung, The Best Bleisure Destination on Java Island

Pasalnya, menurut Robby, in person meeting tidak akan tergantikan. Teknologi hanyalah sebagai pelengkap, dan intinya tetap pertemuan secara offline. Karena itu, Robby optimistis jumlah in person meeting akan terus meningkat karena masyarakat sudah jenuh di rumah saja.

“Saya yakin dalam 2-3 tahun ke depan sudah bisa ada 1.000 konferensi dan 1.000 delegasi di Indonesia,” ujar Robby.

BACA JUGA:  Miliki Grand Ballroom Terbesar di Tangerang, Atria Hotel Gading Serpong Fokus Garap Pasar MICE

Istasius Angger Anindito, Deputi Direktur Pariwisata Badan Pembangunan Nasional (Bappenas), menambahkan, target RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) sektor pariwisata pada tahun 2020-2024 adalah pariwisata yang berkualitas, bukan lagi dari segi kuantitas. Dan MICE termasuk salah satu cara untuk mendatangkan wisatawan yang berkualitas.

“COVID memaksa kita untuk pariwisata yang berkualitas. MICE dan sport tourism adalah satu ujung tombak untuk mendatangkan pariwisata yang berkualitas,” ujar Angger.

BACA JUGA:  AVIDEX 2018 bisa Menjadi yang Terbesar di Asia Tenggara

The 5th INAMICE 2022 diselenggarakan oleh mahasiswa angkatan tahun 2019 Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta. Tema yang diangkat untuk perhelatan tahun ini adalah “Indonesia, Siapkah Menyelenggarakan In-Person MICE Event?”.

INAMICE 2022 terbagi dalam dua sesi yang dihadiri sekitar 80 peserta dari berbagai kalangan, yakni pemerintah, lembaga, asosiasi, pelaku industri MICE, akademisi, dan masyarakat umum. Acara ini dimeriahkan oleh pertunjukan tari Kembang Samba, INAMICE Awards, pameran kebudayaan Betawi dengan tema “The Spirit Behind Metropolis City“, dan photobooth.

spot_img

Jelajah Australia’s Coral Coast: Dari Lanskap Gurun hingga Samudra Hindia

Jakarta, Venuemagz.com - Australia Barat menawarkan sebuah destinasi terbaik bagi wisatawan dunia khususnya Asia...

Segera Digelar, FHI 2026 Hadirkan Lima Pameran dalam Satu Kawasan

Jakarta, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia kembali menyelenggarakan Food & Hospitality Indonesia (FHI) untuk...

Hotel di Tiga Kota Ini Jadi Primadona Selama Libur Sekolah

Jakarta, Venuemagz.com - Libur sekolah menjadi momen terbaik untuk pergi plesiran bersama keluarga. Selain...

Penerapan Smart Economy di Ekosistem Industri MICE

JAKARTA, Venuemagz.com – Industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) tengah berada di pusaran...

Da Nang Targetkan 93.000 Turis MICE Pada 2026

Vietnam, Venuemagz.com – Lanskap MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) global kian berkembang pesat...

Miliki Grand Ballroom Terbesar di Tangerang, Atria Hotel Gading Serpong Fokus Garap Pasar MICE

Tangerang, Venuemagz.com -Atria Hotel Gading Serpong terus memperkuat reputasinya sebagai salah satu destinasi utama...