BerandaEventPameran IFEX 2019 Hadirkan Pengunjung dari 127 Negara

Pameran IFEX 2019 Hadirkan Pengunjung dari 127 Negara

Published on

spot_img
spot_img

Indonesia International Furniture Expo (IFEX) kembali digelar pada 11 hingga 14 Maret 2019. Pameran mebel dan kerajinan B2B (business to business) yang keenam ini diselenggarakan di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran.

Sebagai pihak penyelenggara, Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) dan Dyandra Promosindo mencatat adanya kenaikan jumlah peserta pameran, baik dari dalam maupun luar negeri. Abdul Sobur, Sekretaris Jenderal HIMKI, mengatakan bahwa di tahun ini ada beberapa peserta dari dalam dan luar negeri yang baru pertama kali mengadakan pameran di Indonesia.

“Total ada sekitar 600 peserta di IFEX 2019, dengan penjabaran 24 perusahaan dari luar negeri dan sisanya dari lokal,” ujar Sobur.

BACA JUGA:  Aryaduta Hotels Gelar Fun Triathlon Relay di Kawasan Lippo Karawaci

Selain itu, Sobur juga menargetkan akan ada 14.000 hingga 15.000 pengunjung yang hadir ke IFEX 2019. Jumlah ini naik dari total pengunjung di IFEX 2018 yang berjumlah 11.429 orang.

“Untuk tahun ini, tercatat jumlah pengunjung yang datang itu dari 127 negara. Jadi, setara dengan 2/3 anggota PBB akan hadir pada pameran IFEX 2019,” ujar Sobur.

Soenoto, Ketua HIMKI, menambahkan, untuk tahun ini ditargetkan ada US$300 juta transaksi yang terjadi saat pameran berlangsung. Target ini turun dari jumlah transaksi tahun 2018 yang berjumlah US$350 juta (transaksi di tempat).

“Ya, memang sudah seharusnya target harus naik, tapi yang ingin kita garis bawahi di sini adalah bukan hanya jumlahnya yang naik, tapi value-nya. Jadi, jangan bisanya jual barang murah saja, tapi harus ada value-nya di dalamnya,” kata Soenoto.

BACA JUGA:  Indonesia Berpartisipasi Dalam ITB Berlin Virtual

Meskipun target transaksi tahun ini menurun, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto meyakini akan ada transaksi lanjutan usai digelarnya IFEX 2019. Dia menyebutkan, jumlah transaksi lanjutannya dapat mencapai US$800 juta.

“Walaupun ekspektasinya hanya US$300 juta, tapi ‘kan efek enam bulan ke depannya bisa sampai US$800 juta,” kata Airlangga saat membuka pameran IFEX 2019.

Menurut Airlangga, akan ada potensi dan peluang bagus yang dapat dihasilkan dari pameran ini. Apalagi, IFEX merupakan pameran furnitur terbesar yang ada di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

BACA JUGA:  Menpar Luncurkan Makassar International Eight Festival & Forum 2017

“Pameran ini sangat signifikan bagi industri mebel. Kami dari pemerintah akan mendorong pameran-pameran seperti ini untuk lebih efektif dan lebih bersifat tematik,” kata.

Airlangga mengungkapkan, saat ini Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi pemain utama di industri furnitur, khususnya rotan. Ini terjadi lantaran Indonesia merupakan penghasil rotan sebanyak 80 persen dengan 312 spesies lebih di dalamnya.

“Rotan ini merupakan bahan baku penting bagi industri ini, dan saat ini rotan sudah menjadi trademark di Indonesia,” dia menambahkan.

IFEX 2019 menggunakan seluruh hall yang ada di kawasan JIExpo Kemayoran, mulai dari Hall A hingga Hall D. Selain itu, area luar ruangan juga digunakan untuk menggelar pameran mebel tersebut dengan total keseluruhan area sebesar 60.000 meter persegi.

spot_img
spot_img
spot_img

IHG Hotels & Resorts Akan Membuka Hotel Kimpton Pertama di Indonesia

Bali, Venuemagz.com -- IHG Hotels & Resorts memperkenalkan tampilan perdana Kimpton Suntaya Bali Ubud,...

Samara Lombok Hadirkan Rafa Nadal Tennis Center Pertama di Asia Tenggara

Lombok, Venuemagz.com -- Samara Lombok telah terpilih sebagai lokasi Rafa Nadal Tennis Center pertama...

HONNE Hadirkan Meet and Greet Eksklusif di Aloft by Marriott Kebon Jeruk

Jakarta, Venuemagz.com -- Di Aloft by Marriott, musik selalu menjadi bagian dari pengalaman menginap...

R.E.D Tampilkan Furnitur dari Bahan Daur Ulang

Pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2019 yang menghadirkan lebih dari 600 peserta ternyata memiliki...

R.E.D Siapkan Makanan Gratis di IFEX 2019

Pergelaran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2019 akan segera berakhir. Di hari terakhir ini akan...

Craftnation Khusus Tampilkan Kerajinan Khas Indonesia

Nilai ekspor industri mebel dan kerajinan Indonesia ditargetkan mencapai US$3 miliar pada tahun 2019....