Dayu Dara Permata, CEO Founder Pinhome, mengatakan, PFVE merupakan medium terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan properti. Sebagai pionir platform jual beli dan sewa properti berbasis teknologi, Pinhome mendukung penuh pameran ini karena memberikan kemudahan bagi masyarakat di tengah pandemi.
“Pameran ini menawarkan kemudahan berbasis teknologi dalam bertransaksi. Fitur yang dihadirkan juga seolah-olah datang langsung ke acara offline dan memberikan pengalaman baru bagi masyarakat,” ungkap Dara.
Dalam pameran ini, Pinhome menyiapkan 25 properti konsultan profesional dan merangkul hampir 60 pengembang di Indonesia untuk menawarkan properti terbaiknya. Kehadiran properti konsultan dapat memberikan informasi terbaik kepada pengunjung sebelum memutuskan untuk membeli sebuah properti. Pasalnya, menurut Dara, terdapat 82 persen pembeli yang masih belum memiliki pengetahuan cukup terkait properti.
“Hanya 18 persen pembeli yang sudah memiliki pengetahuan cukup dengan properti, padahal membeli properti untuk jangka panjang. Membeli properti dengan baik juga dapat memberikan banyak keuntungan hingga miliaran, makanya harus banyak pengetahuan di dalamnya,” ujar Dara lagi.
Hal senada juga dilontarkan oleh Paulus Totok Lusida, Ketua DPP REI. Menurutnya, dengan tingginya kebutuhan atas rumah sebagai hunian, bisnis properti ini akan semakin baik ke depannya. Oleh karenanya, pameran ini tepat untuk dikunjungi oleh kaum milenial yang ingin memulai investasi terbaik di bidang properti.
Bahkan, ia mengatakan, kondisi penjualan properti semakin menggeliat selama PSBB dilakukan. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya rata-rata penjualan properti sebanyak 50 persen pada bulan Maret dan kembali membaik menjadi 70 persen hingga September 2020. Para pengembang juga menyesuaikan kebutuhan bagi calon pembelinya mulai dari ukuran rumah, bentuk desain, dan dukungan positif dari pemerintah seperti restrukturisasi dan stimulus lainnya.
“Di kuartal ketiga ini bisnis properti meningkat cukup tajam sehingga dengan diadakannya acara ini kita optimistis akan mendapatkan penjualan yang luar biasa juga. Dari sini, masyarakat dapat menilai bahwa saat ini menjadi waktu yang tepat bagi mereka untuk membeli properti,” kata Totok.
Christian Parulian, Project Officer Manager Dyandra Promosindo, berharap Property Fiesta Virtual Expo dapat menjadi pilihan terbaik untuk mencari properti. Meskipun belum menentukan target di pameran virtualnya ini, Christian berharap dapat menghadirkan pengunjung dan jumlah transaksi yang sama banyak saat melakukan pameran tatap muka.
“Biasanya kalau pameran offline kita bisa menghadirkan pengunjung ratusan ribu dan juga transaksi hingga triliunan. Semoga dapat terjadi juga di pameran virtual kali ini,” Christian menambahkan.






