Sandiaga Uno Tetapkan Persiapan Acara Puncak G20 Selesai Pada Oktober 2022

Tuesday, 19 July 22 Bonita Ningsih

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, memastikan bahwa persiapan acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada November 2022 sudah sesuai rencana. Hal ini dibuktikan ketika Menparekraf meninjau langsung persiapan G20 di Bali bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan beberapa waktu lalu.

“Saya bersama Pak Luhut sudah menghadiri beberapa kegiatan koordinatif yang sangat kolaboratif untuk persiapan G20 ini. Dalam pertemuan itu, kami menetapkan bahwa pekan ketiga atau keempat Oktober 2022 semua persiapan untuk Summit G20 sudah siap,” ujar Sandiaga saat Weekly Press Briefing Kemenparekraf pada 18 Juli 2022.

BACA JUGA:   Kemenparekraf Antisipasi Membludaknya Jumlah Pemudik di Destinasi Wisata

Persiapan yang dimaksud adalah mulai dari terminal kedatangan Bandara Ngurah Rai hingga venue-venue untuk menyambut delegasi dari berbagai negara. Keamanan bagi kepala negara serta tamu G20 juga tengah dipersiapkan yang dalam hal ini dikoordinasikan bersama TNI dan Polri.

“Terminal VVIP Bandara Ngurah Rai telah direvitalisasi dan akan digunakan sebagai tempat parkir pesawat tempat kedatangan para pejabat tinggi negara G20,” Sandiaga menambahkan.

Selain itu, persiapan infrastruktur dan logistik juga telah disiapkan di berbagai tempat, khususnya akomodasi transportasi bagi delegasi. Kemudian persiapan jaringan komunikasi, jalan raya, jaringan listrik, hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

BACA JUGA:   Ascott Indonesia Kembali Menggelar Deal with Ascott 2024

“Saat pelaksanaan G20, kita banyak menggunakan kendaraan listrik makanya membutuhkan SPKLU,” ucapnya lagi.

Tak hanya itu, Sandiaga juga meninjau persiapan Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan tata kelola sampah di beberapa Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Reduce, Reuse, Recycle (TPST 3R). Menparekraf juga memastikan akan menggandeng para pelaku UMKM daerah untuk menyediakan suvenir bagi para delegasi yang hadir di acara G20.

BACA JUGA:   Pemerintah Kaji Ulang Harga Tiket Rp750 Ribu ke Stupa Candi Borobudur

“Saat tourism working group G20 pertama dan kedua di Bali juga sudah melibatkan para UMKM di dalamnya. Tak hanya itu, ekonomi lokal dan desa-desa wisata juga selalu dilibatkan agar event G20 ini dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat parekraf di seluruh Indonesia,” jelas Sandiaga.