BerandaNewsHarga Tiket Pesawat Mahal, Kemenparekraf Lakukan Dua Pendekatan Ini

Harga Tiket Pesawat Mahal, Kemenparekraf Lakukan Dua Pendekatan Ini

Published on

spot_img

Tingginya harga tiket pesawat untuk perjalanan domestik maupun internasional disikapi dengan bijak oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. Menurutnya, kenaikan harga tiket pesawat tidak lepas dari fenomena revenge travel atau bisa disebut wisata balas dendam.

Revenge travel merupakan kondisi di mana tingginya antusiasme wisatawan untuk berlibur setelah dua tahun tertahan pandemi COVID-19. Beberapa faktor lainnya yang mengakibatkan tingginya harga tiket pesawat adalah harga avtur serta proses revitalisasi yang tengah dilakukan sejumlah maskapai penerbangan lokal sehingga jumlah penerbangan yang ditawarkan terbatas.

Untuk menyikapi isu tersebut, Sandiaga, telah menyiapkan dua pendekatan di dalamnya yaitu dari sisi suplai dan subdisi silang. Dari segi suplai, Kemenparekraf, meminta para pengelola maskapai baik dari domestik maupun internasional untuk menambah jumlah pesawatnya.

BACA JUGA:  Pertumbuhan Penumpang Udara Melambat pada Juni 2025

“Saya juga sudah minta kepada tim terkait untuk menambah perjanjian kerja sama kepada maskapai penerbangan agar dapat meningkatkan jumlah penerbangannya. Kami juga sudah diskusi dan komunikasi dengan Menteri Perhubungan agar isu ini dapat ditindaklanjuti di tingkat  teknis,” ujar Sandiaga saat Weekly Press Briefing Kemenparekraf secara hybrid pada 20 Juni 2022.

Sementara itu, subsidi silang yang akan ditawarkan Kemenparekraf berupa paket wisata lengkap yang dilakukan oleh pengelola event di destinasi wisata. Skemanya adalah dengan menawarkan paket wisata lengkap mulai dari tiket pesawat, hotel, akomodasi, destinasi, serta akses masuk ke event.  

BACA JUGA:  Pariwisata Kembali Dibuka, STB Buat Langkah Strategis

“Subsidi silang yang saya maksud itu bukan untuk menaikkan kelas bisnis atau ekonomi, karena itu pasti sangat sulit. Karena saya kebetulan pernah punya pengalaman untuk mengolah bisnis penerbangan,” ucapnya lagi.

Menurut Sandiaga, pendekatan subsidi silang akan melibatkan banyak pihak mulai dari pengelola tempat wisata, penyelenggara event, operator pesawat, hotel, dan lainnya. Pihak-pihak tersebut diharapkan dapat melakukan kerja sama untuk menawarkan paket wisata dengan harga yang lebih terjangkau.

BACA JUGA:  Naruna Creative Space and Cafe Dijadikan Ruang Kreatif dan Juga Pertemuan

“Kita ingin mengarahkan bagaimana event­-event di daerah bisa di-bundling harganya di dalam sebuah paket perjalanan. Para penyelenggara event dapat bekerja sama dengan perusahaan besar agar dapat melakukan subdisi silang,” kata Sandiaga.

Dengan adanya subsidi silang ini, Sandiaga, berharap industri pariwisata termasuk penerbangan dapat kembali bangkit. Dia menilai, industri penerbangan pernah berada di titik terendahnya selama dua tahun ini akibat pandemi COVID-19.

“Industri penerbangan ini sangat kasihan keadaannya selama dua tahun ini karena banyak sekali pekerja yang harus dirumahkan. Makanya, saat ini kita tawarkan paket wisata secara keseluruhan,” Sandiaga menambahkan.

ALLPack Indonesia 2026 Bidik 50.000 Pengunjung, Industri Kemasan Kian Bergantung pada Teknologi

Jakarta, Venuemagz.com – Makanan siap santap, minuman dalam kemasan, hingga produk pangan untuk kondisi...

IN2MOTIONFEST dan JMFW 2026 di JICC, Panggung Fashion Muslim Peluang Bisnis Jenama Lokal

Jakarta, VenueMagz.com – Industri modest fashion Indonesia mendapat panggung yang lebih besar melalui penyelenggaraan...

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Inilah Dampak Ekonomi dari Pelaksanaan ASEAN Summit di Labuan Bajo

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan survei terkait turunan ekonomi dari perhelatan ASEAN Summit...

Dukung Pariwisata Berkelanjutan, Bobobox Gunakan Prinsip Modularitas dan Prefabrikasi

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah fokus mendorong pariwisata yang mempertimbangkan...