BerandaFeatureBagaimana Memonetisasi Virtual Event?

Bagaimana Memonetisasi Virtual Event?

Published on

spot_img

Meskipun tak setebal offline event, cuan dari virtual event mampu membuat para organizer bertahan di tengah pandemi. Kuncinya kreatif, inovatif, dan adaftif.

Pandemi boleh saja memingit para pelaku MICE.  Tapi bukan berarti kreativitas juga terpingit. Berbekal kemajuan teknologi, para organizer mengalihkan kerumunan massa ke dunia maya. Meskipun cuannya sedikit, tapi itu cukup sebagai bekal untuk melewati masa sulit.

Dyandra Promosindo merupakan satu dari beberapa perusahaan organizer beradaptasi melawan pandemi.  “Kami membuat departemen baru sebagai infrastruktur penopang virtual event. Jadi, kita memiliki platform sendiri untuk mengadakan virtual event dalam bentuk apa pun,” kata Bunga Swastika, Project Manager Dyandra Promosindo, saat menjadi narasumber Podcast MICE Talk beberapa waktu lalu. 

BACA JUGA:  Yang Baru dari IIMS 2025

Lebih lanjut ia menjelaskan, investasi melahirkan departemen digital memiliki pertimbangan. Alasannya pertama ialah untuk efisiensi sehingga rupiah dari virtual event lebih maksimal karena tak mengalir ke vendor. Kedua, ia meyakini bahwa virtual event tak serta-merta hilang ketika pandemi berakhir.

Tak sekadar menjadi penopang, departemen digital itu juga kini sudah menjadi kantong pendapatan bagi perusahaan. “Jadi, tak hanya mengakomodasi proyek yang biasa kita selenggarakan. Tapi sudah ada beberapa brand yang meminta dibuatkan virtual event,” katanya.

Selain cuan yang tak tebal, tantangan lain yang kerap menjadi batu sandungan adalah ketika organizer harus berkompetisi dengan tim internal perusahaan klien, atau venue acara semisal hotel dan convention center. “Oleh karena itu, organizer harus mampu kreatif dan memberikan pelayanan lebih. Pasalnya, produksi menyelenggarakannya tidak mahal, dan dengan teknologi itu menjadi relatif mudah,” kata Panca Sarungu, Ketua Umum Masyarakat Sadar Pariwisata (MASATA).

BACA JUGA:  Berbagai Hadiah Menarik Menanti di Jakarta Wedding Festival 2018

Menurut Bunga, untuk memonetisasi virtual event ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, mencari tahu kebutuhan pasar dan sesuatu yang sedang menjadi tren. Untuk itu, organizer harus memahami dan mengenal industri (pasar) dengan baik.

Selanjutnya, diformulasikan paket yang ditawarkan dengan kreatif dan inovatif. Selain itu, paket atau program yang ditawarkan harus memiliki unique point. Jika telah menemukan keunikan, cepat atau lambat pasar akan melihat.

BACA JUGA:  Debut Perdana IIMS Garage Balikpapan Sukses Digelar, Catatkan Transaksi Rp 32 Miliar

“Kami pernah menjual slot speaker opportunity. Karena ada beberapa perusahaan yang ingin memperkenalkan produk atau program barunya. Dan, asalkan kontennya masih sesuai dengan konsep, itu bisa menjadi another revenue,” kata Bunga.

Selaras dengan itu, Panca menambahkan, sebuah konsep yang ditawarkan harus memiliki target pasar yang jelas. Untuk itu, kebutuhan riset and development akan sangat membantu organizer dalam memahami pasar.

“Namun, semuanya balik ke konten. Content is the king,” kata Panca.

spot_img

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun Tipis pada Februari 2026, Wisnus dan Wisnas Ikut Melambat

Jakarta, Venuemagz.com – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman),...

Masjid Ocean View Parangtritis Jogja, Destinasi Religi Estetik dengan Ruang Meeting dan Panorama Laut

Yogyakarta, Venuemagz.com - Kawasan selatan Yogyakarta kembali punya magnet baru yang ramai dibicarakan wisatawan....

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Kesuksesan Kolaborasi Ho Chi Minh City Tourism Festival dengan Grab

HO CHI MINH CITY, Vietnam, Venuemagz.com – Menyusul kesuksesan penyelenggaraan Ho Chi Minh City...

IFEX 2026 Dorong Ekspor Produk Furnitur Asal Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - Indonesia International Furniture Expo (IFEX) kembali digelar untuk ke-11 kalinya pada...

Selain Jakarta, IIMS 2026 Hadir di Tiga Kota Besar Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com - Setelah sukses digelar di Jakarta, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026...

IIMS 2026 Sukses Digelar, Catatkan Transaksi Rp8,7 Triliun

Jakarta, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo telah sukses menggelar pameran otomotif Indonesia International Motor Show...