BerandaFeatureAsia Pasifik Siap Menjadi Pusat Inovasi dan Pertumbuhan Pariwisata Dunia

Asia Pasifik Siap Menjadi Pusat Inovasi dan Pertumbuhan Pariwisata Dunia

Published on

spot_img

Bangkok, Venuemagz.com — Pariwisata global terus menunjukkan ketahanannya sebagai kekuatan ekonomi dan sosial yang mampu membentuk komunitas dan budaya di seluruh dunia. Dalam sesi “Strategic Outlook: Shaping The Future of Travel” di IT&CM Asia dan CTW Asia Pasifik 2025, Noor Ahmad Hamid, CEO PATA (Pacific Asia Travel Association), menegaskan bahwa perjalanan tetap menjadi pendorong utama pembangunan global di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik.

“Perjalanan wisata merupakan dorongan ekonomi dan sosial yang terus membentuk komunitas dan budaya di seluruh dunia,” ujar Noor Ahmad. Ia menambahkan, “Dengan 60 persen populasi dunia ada di Asia Pasifik, wilayah Asia Pasifik akan muncul menjadi pusat inovasi, budaya, dan investasi global. Untuk mengambil kesempatan tersebut, kita harus siap. Artinya harus ada kolaborasi kuat antara pemerintah, industri, dan komunitas.”

BACA JUGA:  Walking Tour Jadi Tren Baru, Indonesia Punya Modal Alam hingga Budaya

Menurut data UN Tourism, tingkat pemulihan perjalanan internasional menunjukkan tren positif pada 2024 dibandingkan level 2019. Timur Tengah mencatat pemulihan tertinggi sebesar 132 persen, disusul Afrika 107 persen, Eropa 101 persen, dan Amerika 97 persen. Secara global, pemulihan telah mencapai 99 persen. Namun, kawasan Asia Pasifik masih berada pada angka 87 persen, atau 13 persen di bawah level pra-pandemi.

Meski demikian, potensi kawasan ini tetap besar. PATA memproyeksikan jumlah kunjungan wisatawan internasional di Asia Pasifik mencapai 648 juta pada 2024 dan melonjak menjadi 814 juta pada 2027. Sementara secara global, jumlah kedatangan wisatawan mancanegara telah menyamai level 2019 di angka 1,4 miliar, dengan peningkatan 5 persen secara tahunan pada kuartal pertama 2025.

BACA JUGA:  Airbnb Bergabung dengan PATA

Keunggulan Kompetitif Asia Pasifik

Asia Pasifik dikenal memiliki keunikan yang tidak tertandingi (unmatched diversity), kekayaan budaya dan warisan (cultural & heritage assets), alam dan keanekaragaman hayati (nature & biodiversity), serta faktor keterjangkauan dan kemudahan akses (affordability & accessibility). Kombinasi inilah yang menjadi keunggulan utama kawasan ini di kancah global.

noor ahmad hamid, ceo pata

Noor Ahmad menyimpulkan lima hal penting untuk membentuk masa depan sektor pariwisata:

1. Kenyamanan dan keamanan harus menjadi prioritas agar destinasi mampu bersaing secara global.

BACA JUGA:  Blueprint 2027 dari Singapore Polytechnic Ajak Asia Selamatkan Laut Melalui Konferensi

2. Resiliensi, inklusivitas, keberlanjutan, dan storytelling perlu dijadikan panduan utama pembangunan pariwisata.

3. Bepergian adalah kebutuhan yang tidak bisa dihindarkan; sekarang adalah waktu untuk menangkap momentum pemulihan.

4. Data memperlihatkan prospek kuat pertumbuhan Asia Pasifik hingga 2027 dan setelahnya.

5. Transformasi digital merupakan fondasi utama. Valuasi pasar perjalanan daring (online travel market) mencapai US$566,7 miliar pada 2024 dan diproyeksikan tumbuh menjadi US$1,37 triliun pada 2033.

Dengan kombinasi antara kekuatan digital, kolaborasi lintas sektor, dan keunggulan budaya yang unik, Asia Pasifik berpotensi besar menjadi motor penggerak utama pariwisata global dalam beberapa tahun mendatang.

Eksplorasi Kuliner Jepang Khas Pastis Jakarta: Dari Yakiniku hingga Matcha Mood

Jakarta, Venuemagz.com - Pastis Jakarta yang berlokasi di Oakwood Suites Kuningan Jakarta meluncurkan rangkaian...

Grand Mercure Kemayoran Angkat Batik ke Runway, Tamu Diajak Mengenal Teknik Jumputan

Jakarta, Venuemagz.com – Batik tak hanya hadir sebagai busana formal atau dikenakan dalam peringatan...

Pameran ALLPack Indonesia 2026 Hubungkan Berbagai Sektor Industri

Jakarta, Venuemagz.com – Pameran industri tak lagi cukup mengandalkan banyaknya produk yang dipajang. Pertemuan...

Hilton Padalarang Bandung Perkenalkan Fasilitas MICE dan Pernikahan Premium

Bandung, Venuemagz.com – Hilton Padalarang Bandung resmi memperkenalkan fasilitas MICE serta layanan pernikahan premium...

Pertumbuhan Pariwisata Dibayangi Tensi Geopolitik dan Ketidakpastian

Meski diproyeksikan tumbuh, sektor pariwisata di Asia Pasifik masih dibayangi ketidakpastian global akibat adanya...

Target Ambisius Pariwisata Indonesia pada Tahun 2026

Filipina, Venuemagz.com -Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan signifikan di sektor pariwisata pada 2026, dengan fokus...

Pariwisata Indonesia Tumbuh, Tapi Tantangan Konektivitas dan Visa Masih Menghambat

Jakarta, Venuemagz.com - Pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Jumlah kunjungan...