Accor Siapkan Rp1,5 Miliar Untuk Beli Produk UKM Jawa Tengah

Tuesday, 06 April 21 Bonita Ningsih
ganjar pranowo meninjau etalase UMKM di Novotel Semarang

Dalam rangka membantu pemulihan ekonomi pelaku UKM di Jawa Tengah, grup hotel Accor melakukan kerja sama dengan pelaku UKM di Jawa Tengah dengan menggunakan produk-produk mereka untuk dijual kepada tamu hotel maupun digunakan untuk keperluan hotel.

Ema Rahmawati, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, mengatakan, ada 43 UKM yang produknya akan diserap oleh jaringan Accor Group.

Untuk menyerap produk-produk tersebut, seperti perlengkapan kamar tidur, furnitur, hingga makanan kecil, Accor telah menyiapkan dana sebesar Rp1,5 miliar. Nantinya, produk-produk UKM tersebut akan dihadirkan di empat hotel jaringan Accor yang telah bekerja sama, yakni Ibis Semarang Simpang Lima, Novotel and ibis budget Semarang, The Royal Surakarta Heritage – MGallery/ Novotel Solo/ ibis Style Solo, serta Grand Mercure Surabaya City.

BACA JUGA:   Lima BUMN Sertakan Hotelnya dalam Holding Hotel BUMN

“Total dealing untuk empat hotel bagi UKM Jateng bernilai Rp1.561.506.500. Itu juga belum termasuk kerja sama Grand Mercure Surabaya City dengan Bengok Craft,” ujar Ema.

Rencananya, kerja sama yang dilakukan hotel-hotel Accor dengan UKM Jawa Tengah berlangsung dalam kurun waktu dua tahun. “Mudah-mudahan nanti kerja sama ini akan diperpanjang,” Ema menambahkan.

BACA JUGA:   Aloft Jakarta Wahid Hasyim Tawarkan BBQ Night dengan Live Music

Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, mengapresiasi kerja sama yang dilakukan Accor dengan para UKM Jawa Tengah. Ganjar juga berharap agar para UKM dapat menghasilkan produk terbaiknya agar dapat diterima oleh khalayak luas.

“Kualitas produk juga harus bagus, kalau tidak bagus ya tidak akan lolos. Nah, di sini pemerintah memiliki peran untuk mengajari mereka, kita semua harus turun tangan,” kata Ganjar.

Menanggapi hal tersebut, Ema akan membantu mengontrol kualitas produk yang telah dibuat oleh UKM Jawa Tengah. Pihaknya juga berkomitmen akan memberikan pelatihan dan standardisasi kepada para UKM Jawa Tengah agar produk-produknya dapat menembus jaringan hotel internasional.

BACA JUGA:   Accor Akan Gunakan Produk Lokal Untuk Kebutuhan Hotelnya

“Jadi, misalnya ada bawang merah goreng yang kurang kuning warnanya, akan kita perbaiki karena belum sesuai dengan standar yang ada. Pokoknya, kurasi akan jadi satu kunci,” ucap Ema.