Sesampainya di properti, tamu yang memesan lewat aplikasi OYO hanya perlu menunjukkan ID fisik yang sudah diverifikasi secara digital oleh petugas resepsionis. Sementara bagi para tamu yang memesan melalui online travel agent (OTA) atau kanal pemesanan lain dapat melakukan check-in di tempat dengan memindai QR Code yang terdapat di meja resepsionis.
Sistem check-in tanpa sentuhan ini merupakan inisiatif lanjutan dari Sanitized Stay yang merupakan komitmen jangka panjang OYO dalam memastikan penerapan protokol kesehatan dan keselamatan. OYO akan melakukan operasional secara komprehensif mulai dari proses check-in hingga check-out.
Protokol yang diterapkan secara komprehensif pada program Sanitized Stay meliputi flow operasional, proses check-in dan check-out, penanganan barang bawaan, panduan kebersihan, penanganan COVID-19 di properti, SOP untuk tamu diduga COVID-19, serta regulasi untuk tamu dan staf. Sejak diluncurkan pada bulan Juni 2020, lebih dari 550 properti mitra OYO di Indonesia telah mengikuti pelatihan dan menerapkan protokol tersebut sehingga mendapatkan label dan logo “Sanitized Stay” di aplikasi OYO.
“Kami terus secara aktif mengajak para mitra hotel kami untuk menjaga dan menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan dalam operasional hotel. Kami juga berharap akan lebih banyak mitra properti yang bergabung ke dalam program Sanitized Stay. Kami percaya bahwa dengan kerja sama yang baik dari para tamu dan mitra untuk terus menerapkan standar operasional tersebut, akan turut membangkitkan kembali gairah industri hospitality,” jelasnya.
Hingga saat ini, OYO telah menunjukkan tren positif sebagai sebuah jaringan penyewaan penginapan. Berdasarkan data internal OYO, tingkat okupansi saat ini telah meningkat sebanyak 70 persen dari titik okupansi terendah di bulan Mei 2020. Bahkan, setiap bulannya, tingkat okupansi selalu naik dengan rata-rata 20 persen.
“Kami mencatat ada sekitar 92 persen pemesanan dilakukan melalui kanal penjualan yang dikelola OYO, seperti aplikasi, web, dan micro market selling OYO selama pandemi ini,” Eko menambahkan.





