BerandaHotelPSBB Dilonggarkan, Bisnis RedDoorz Meningkat 40 Persen

PSBB Dilonggarkan, Bisnis RedDoorz Meningkat 40 Persen

Published on

spot_img

Aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta pada awal pandemi COVID-19, memberikan dampak buruk terhadap bisnis pariwisata, termasuk perhotelan. Imbauan untuk tidak beraktivitas di luar rumah dan menghindari keramaian membuat tingkat hunian hotel menurun pada saat itu.

Namun, saat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB transisi, bisnis hotel perlahan kembali bangkit. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah pemesanan kamar melalui RedDoorz yang dikenal sebagai platform pemesanan dan manajemen hotel daring di Asia Tenggara.

BACA JUGA:  Catappa Restaurant Hadirkan Far East Asia Brunch setiap Akhir Pekan

Sandy Maulana, Country Marketing Director RedDoorz, mengatakan, setelah PSBB transisi dijalankan, sudah mulai ada peningkatan bisnis di RedDoorz. Menurutnya, telah terjadi peningkatan pemesanan sebesar 40 persen dibandingkan saat awal pandemi masuk ke Indonesia.

Berdasarkan analisis tim RedDoorz, peningkatan tersebut terjadi karena masyarakat telah jenuh dengan kegiatan di rumah saja dan membutuhkan suasana baru usai PSBB dilonggarkan. Saat itu, fungsi hotel tidak hanya sebagai tempat menginap atau staycation, tetapi juga dijadikan tempat untuk bekerja.

BACA JUGA:  Sukses Kampanye #BisaAja, RedDoorz Semakin Dikenal

“Saat PSBB, banyak masyarakat yang melakukan Work From Home (WFH). Saat PSBB transisi, banyak dari mereka yang menginginkan suasana baru saat WFH sehingga memilih untuk bekerja di hotel kami,” ujar Sandy.

Peningkatan bisnis ini tidak terlepas dari program HygienePass yang dimiliki RedDoorz. Melalui program tersebut, masyarakat akan merasa terjamin tentang kebersihan, sanitasi, hingga higienitas akomodasi yang tergabung di dalam RedDoorz.

“Kami akan terus memerhatikan tentang protokol kesehatan dan kebersihan di semua akomodasi kami, khususnya bagi hotel-hotel yang telah lulus sertifikasi dari ahlinya,” dia menambahkan.

BACA JUGA:  Jaminan #BisaAja dari RedDoorz

Kendati sempat mengalami peningkatan bisnis, pemesanan hotel sempat kembali menurun saat Pemprov DKI Jakarta melakukan PSBB jilid dua awal September 2020. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama lantaran di akhir September telah terjadi lonjakan pemesanan melalui platform RedDoorz.

“Awalnya memang terpengaruh, tetapi di akhir September kemarin kami melihat ada peningkatan pemesanan kamar hingga 20 persen dibanding minggu pertama PSBB yang sempat dijalankan kembali,” jelasnya lagi.

Hotel KHAS Parapat Hadirkan Kenyamanan Menginap yang Autentik di Danau Toba

Parapat, Venuemagz.com — Terletak di tepi Danau Toba yang memukau, KHAS Parapat menghadirkan pengalaman...

MoreFood Expo Indonesia 2026 Jembatani Bisnis F&B Lokal ke Pasar Internasional

Jakarta, Venuemagz.com -- Pameran industri Food & Beverage (F&B) Indonesia kembali dimeriahkan dengan kehadiran...

Strategi RedDoorz Untuk Meningkatkan Kinerja Bisnis di Tahun 2023

Platform multi-brand perhotelan dan akomodasi di Asia Tenggara, RedDoorz, telah mencatat hasil yang baik...

Pariwisata Bangkit, Pertumbuhan Bisnis RedDoorz Naik Lima Kali Lipat Pada 2022

Sektor perhotelan terus menunjukkan kinerja positifnya sejak tahun 2022 silam. Hal ini dibantu dengan...

Kampanye #BukaSemuaPintu RedDoorz Memudahkan Masyarakat Untuk Bepergian

Platform multi-brand perhotelan dan akomodasi di Asia Tenggara, RedDoorz, meluncurkan kampanye terbaru #BukaSemuaPintu. Kampanye...