THE 1O1 Bogor Suryakancana Bagikan Ratusan Susu Untuk Balita Kekurangan Gizi

Wednesday, 21 April 21 Bonita Ningsih

Di usianya yang keenam, THE 1O1 Bogor Suryakancana menggelar kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) dengan memberikan bantuan susu kepada balita kekurangan gizi di Kota Bogor, Jawa Barat.

Berkolaborasi dengan Sekretaris Camat Bogor, kegiatan CSR ini memiliki tujuan mulia, yaitu menyelamatkan masa depan anak-anak bangsa. Pasalnya, masalah gizi buruk masih melanda anak-anak Indonesia, termasuk yang berada di kota Bogor.

Berdasarkan data bulan Maret 2021, terdapat 430 anak dari dua kelurahan yang disarankan untuk mendapatkan PMT (pemberian makanan tambahan). Rena, Sekretaris Camat Bogor Timur, mengatakan, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kurangnya gizi pada anak-anak, antara lain pernikahan muda, keadaan ekonomi, punya anak banyak (setahun satu), hingga faktor lingkungan.

BACA JUGA:   Bulan Penuh Cinta di Aryaduta Suites Semanggi

Gizi buruk pada anak dapat diukur melalui KMS (Kartu Menuju Sehat) dengan beberapa kriteria di dalamnya. Misalnya saja berat badan yang tidak sesuai dengan umurnya, tinggi badan yang tidak sesuai, atau terjadi ketimpangan antara berat badan dan tinggi badan anak.

Melihat kondisi tersebut, langkah pertama yang ditempuh THE 1O1 Bogor Suryakancana untuk ikut andil dalam menekan angka gizi buruk pada balita di kota Bogor adalah dengan memberikan 101 kotak susu ke wilayah Bogor Tengah dan Bogor Timur.

BACA JUGA:   #Lebarandisiniaja Bersama THE 1O1 Bogor Suryakancana

“Kami tergerak hatinya untuk menyelamatkan tunas bangsa dengan cara ini. Kami mulai dari kota sendiri, kita jadikan anak-anak ini sebagai penerus bangsa yang hebat dan cerdas. Kalau bukan kita, lalu siapa lagi?” ungkap Adjid kurniawansyah, General Manager THE 1O1 Bogor Suryakancana.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi acuan bagi warga Bogor lainnya untuk berempati terhadap kasus gizi buruk ini. Menurutnya, negara ini membutuhkan banyak generasi muda yang cerdas dan sehat untuk menjadikan Indonesia lebih maju dari sekarang.