Bahaya Penggunaan Internet Secara Berlebihan

Thursday, 19 August 21 Venue
Edu Gears Exhibition

Saat ini, internet merupakan sarana yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti belajar dan bekerja. Smartphone tersebar dengan cepat. Ada kemungkinan, jumlah pecandu internet pun meningkat.

“Jika digunakan secara berlebihan tentunya tidak bagus. Oleh karena itu, diharapkan dalam menerima pelajaran dengan bantuan komputer di sekolah, siswa tidak hanya diajarkan bagaimana menggunakan perangkat elektronik. Mereka juga harus didorong untuk menyadari bahaya penggunaan internet secara berlebihan,” ujar Maria Dina Yuliana, Sosial Media Specialist, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Rabu (18/8/2021).

Menurut dia, banyak dari anak-anak dan kaum muda yang tidak bisa lepas dari internet walau hanya sehari. Hal inilah yang perlu untuk diperhatikan, karena kecanduan internet pastinya bisa menimbulkan berbagai dampak negatif, salah satunya adalah radiasi. “Kecanduan kaum muda ini terhadap internet selama masa pertumbuhan mereka merusak pikiran dan tubuh mereka. Situasi ini sangatlah serius dan harus segera ditangani.”

BACA JUGA:   Aneka Bisnis yang Jadi Primadona di Masa Pandemi

Maria mengatakan, beberapa pecandu internet memiliki gangguan gizi karena kebiasaan makan yang tidak teratur. Mereka juga menunjukkan gejala penyumbatan pembuluh darah serta penggumpalan darah akibat berjam-jam mempertahankan postur duduk yang sama. “Semakin kecanduan dengan internet, semakin besar kemungkinan mereka akan merasa tertekan.”

Perhatian medis, kata dia, dibutuhkan untuk orang yang mengalami kecanduan serius terhadap internet. Terus berjam-jam menghabiskan waktu menggunakan internet bisa membuat pecandu lebih sadar dengan masalah mereka. Pada beberapa rumah sakit, dokter dan psikolog klinis memberikan konseling.

BACA JUGA:   Pengawasan Tepat, Anak Selamat

Maria menuturkan, bagi orangtua yang membelikan smartphone untuk anak-anak mereka, maka sebaiknya meletakkan aturan-aturan berapa jam mereka boleh menggunakan gawai setiap hari.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:   Memasarkan Produk ke Luar Negeri Melalui Media Digital

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).