Cara Konten Medsos Menjangkau Audiens

Tuesday, 30 November 21 Venue

Media sosial (medsos) sudah menjadi wadah bagi masyarakat yang ingin memasarkan brand mereka. Berbagai platform kerap digunakan untuk memamerkan konten produk yang akan dikenalkan ke seluruh dunia.

“Tapi tidak semua orang dapat memanfaatkan media sosial tersebut dengan konten-konten yang menarik perhatian audiens,” kata Anjani Adyalaksmini, CMO at PT. Laksmindo Bahtera ketika berbicara sebagai Key Opinion Leader, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (29/11/2021).

Lalu bagaimana caranya agar konten media sosial yang dibuat dapat menjangkau audiens. Menurut Anjani terdapat  4 (empat) pilar utama yang harus diperhatikan sebelum membuat konten, yaitu:

  • Menentukan target audiens dari konten media sosial yang dibuat.

Caranya adalah melihat dari produk atau jasa yang akan dipasarkan, dan juga melihat dari siapa saja yang kira-kira akan melihat konten tersebut di media sosial. Sebagai contoh, jika produk diperuntukkan bagi bayi, maka dapat dipastikan audiens yang melihat konten tersebut adalah orangtua dari bayi. Perlu diingat, dalam menentukan target audiens harus men-detail yaitu berdasarkan demografis (jenis kelamin, usia, pendapatan, dan sebagainya), psikografis (kondisi psikis), behavioral (kebiasaan), serta geografis (wilayah).

  • Menentukan manfaat konten media sosial bagi audiens.
BACA JUGA:   Ini Bahaya Gunakan Wi-fi Gratis di Tempat Umum

Perlu diketahui, konten media sosial yang bermanfaat lebih disukai oleh audiens. Tidak harus berupa promosi dari produk yang dijual, bisa juga mengenai suatu informasi di luar itu yang tentunya masih berkaitan dengan produk yang dipasarkan. Misalnya berupa fakta menarik atau semacamnya yang dapat meningkatkan pengetahuan audiens secara sadar maupun tidak. Dengan begitu, kemungkinan untuk di reshare atau repost di akun pribadi mereka lebih besar dan itu sangat menguntungkan pemilik produk atau jasa.

  • Memastikan kebenaran dari konten media sosial yang ada.

Jangan sampai konten media sosial yang disebarkan di berbagai platform media sosial mengandung hoaks atau merupakan berita bohong. Selain berbahaya, hal itu juga dapat mempengaruhi kredibilitas pemilik akun (pemilik usaha). Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam mengelola media sosial. Manfaatkan media sosial dengan baik untuk meningkatkan usahamu.

  • Menentukan tujuan konten media sosial.
BACA JUGA:   Orangtua Wajib Tahu, Begini Cara Atasi Kecanduan Gawai

Sebelum mengunggah konten ke media sosial, hendaknya tentukan dulu tujuan dari konten media sosial yang akan dibuat. Apakah untuk meningkatkan penjualan, brand image, brand awareness, atau ada tujuan yang lain. Dengan menentukan tujuan awal tersebut, konten yang dibuat akan lebih terarah dan terorganisir dengan baik dan tepat sasaran.

“Dengan mengacu pada empat pilar tersebut, maka akan mudah bagi kamu untuk membuat konten yang dapat menjangkau sasaran audiens dengan tepat. Jangan sampai hanya memperhatikan susunan feeds Instagram yang cantik atau desain konten media sosial yang keren, perhatikan juga materi yang tepat untuk menambah kesan menarik pada konten media sosial yang kamu buat,” kata Anjani.

BACA JUGA:   Dunia Digital Nyata, Begini Peluang dan Tantangannya

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).