BerandaLiterasi DigitalCegah Candu Internet Pada Anak

Cegah Candu Internet Pada Anak

Published on

spot_img
spot_img

Kemudahan mengakses internet dengan waktu tidak terbatas membuat anak menjadi adiksi atau ketergantungan terhadap internet. Penyebab adiksi internet pada anak bisa berasal dari faktor internal, situasional, sosial, dan faktor eksternal misalnya karena kurangnya perhatian dari keluarga.

“Sehingga anak-anak mengalihkan sesuatu pada game maupun gawai yang ternyata membuat nyaman,” kata Fika Astridianingrum, Psikolog dan Konselor saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I Selasa (29/6/2021).

Dengan kemudahan akses internet, jadwal tidak terbatas atau teratur maka anak menjadi adiksi atau ketergantungan. Hal tersebut akan menghambat perkembangan anak, jadi sulit berteman dan mengontrol aktivitasnya karena terpaku pada gawai.

Lebih lanjut dia mengatakan, bila sudah terjadi maka harus ada tindakan dari orangtua. Namun alangkah lebih baik melakukan pencegahan dengan cara orangtua mendampingi anak, mengontrol dan mengawasi penuh, memberikan pengertian, membatasi aplikasi, hingga membatasi waktu dan melakukan pola asuh yang tepat.

BACA JUGA:  Ciptakan Brand Awarness di Sosial Media

Indonesia menjadi negara urutan ke-3 setelah India dan Cina yang mengalami peningkatan pengguna, menurut hasil survei HootSuit di Januari 2020. Data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2019-2020 menyebutkan, rerata pengguna mengakses internet untuk media sosial sebanyak 51% dan berkomunikasi 32,9%, dengan pengguna usia 15-19 tahun 91% dan usia 20-24 tahun 88,5%. Sehingga artinya kebanyakan milenial mengakses gawainya.

BACA JUGA:  Agar Aman Bertransaksi Online

“Mereka kelelahan dengan jadwal kuliah dari pagi hingga sore kadang mereka mulai bosan dan frustasi, cemas, depresi, sehingga lari ke gawai. Dari sisi kepribadian akan menutup diri dari lingkungan nyata karena sudah cukup nyaman bertemu di dunia maya,” kata Fika.  

Sumber dari Common Sense Media tahun 2014 mengungkapkan sebanyak 72% bayi di bawah 8 tahun dan kurang dari 2 tahun sebanyak 38% telah menggunakan perangkat digital seperti telepon pintar, iPad, iPod dan tablet. Sementara di Indonesia seperti di pusat perbelanjaan, di bandara, tempat umum sering terlihat anak usia 3-9 tahun sudah diberikan perangkat digital agar merasa tenang, padahal hal tersebut kesalahan bagi orangtua. “Sebisa mungkin kita berikan kegiatan agar si anak bisa melupakan sejenak internet atau gawainya,” kata Fika.

BACA JUGA:  Langkah Awal Gunakan Media Online untuk Jualan

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

spot_img
spot_img

High Tea Bertema Winnie The Pooh di SKAI Swissotel The Stamford

Singapura, Venuemagz.com -- Hingga 31 Agustus 2026, SKAI di Swissotel The Stamford mempersembahkan pengalaman...

Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Yogyakarta, Venuemagz.com – Transformasi digital di sektor pendidikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan...

Meriahkan Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Hotel Santika Banyuwangi Usung Semangat Pejuang Blambangan

Banyuwangi, Venuemagz.com – Dalam kemeriahan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026,  Hotel Santika Banyuwangi ikut...

Singapura Kian Kokoh sebagai Hub Kapal Pesiar Asia Tenggara, Ini 4 Kapal yang Berlayar pada 2026

Singapura, Venuemagz.com -- Singapura telah lama menjadi salah satu pusat industri kapal pesiar terbesar...

High Tea Bertema Winnie The Pooh di SKAI Swissotel The Stamford

Singapura, Venuemagz.com -- Hingga 31 Agustus 2026, SKAI di Swissotel The Stamford mempersembahkan pengalaman...

Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Yogyakarta, Venuemagz.com – Transformasi digital di sektor pendidikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan...

Meriahkan Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Hotel Santika Banyuwangi Usung Semangat Pejuang Blambangan

Banyuwangi, Venuemagz.com – Dalam kemeriahan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026,  Hotel Santika Banyuwangi ikut...