BerandaLiterasi DigitalHati-Hati Dalam Memasarkan Produk Secara Digital

Hati-Hati Dalam Memasarkan Produk Secara Digital

Published on

spot_img

Media sosial tak hanya bisa digunakan sebagai alat berkomunikasi, tapi juga untuk berjualan. Bahkan, jangkauannya bisa mencapai luar negeri dengan biaya promosi yang murah.

“Media sosial ini penting karena konsumen beraktivitas di sana, mudah berinteraksi dengan konsumen, meningkatkan visibilitas merek, dan wadah word of mouth terluas ya di media sosial ini. Maka kita harus benar-benar cakap,” ujar Nurul Hidayati, S.S., S.Sos., MAP, Digital Entrepreneur & Character Building at Goshi, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (14/6/2021).

BACA JUGA:  Ragam Perilaku Tanda Kecanduan Media Sosial

Media sosial begitu beragam. Menurut Nurul masing-masing bisa menjangkau target market dan konsumen yang berbeda. Hal ini tentu membantu targeting dan retargeting konsumen.

Namun, sebagai pelaku usaha pun kita harus berhati-hati agar produk kita tidak ditiru oleh pemain besar dari luar negeri yang bisa saja menciptakan produk serupa dengan harga lebih murah.

“Dengan adanya kasus tersebut, pemerintah membuat regulasi agar bisa melindungi UMKM. Karena UMKM kita masih bisa provide, kenapa harus impor. Sementara kalau pasar kuliner, Indonesia kaya. Mau dijiplak seperti apa juga pihak luar pasti akan kesulitan meniru cita rasa khas Indonesia. Jadi tetap kreatif, orisinil dan cintai produk Indonesia itu juga penting,” jelasnya.

BACA JUGA:  Punya Hak Digital, Hargai HAKI

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital ini merupakan gagasan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Siberkreasi.  Pembicara lain dalam webinar di Kabupaten Malang, Jawa Timur, ini ialah Ayrton Eduardo Aryaprabawa, S.S (Founder & Director Crevolutionz), Rinda Astuti, S.E. (Exporter PT Saundra Bintang Agrindo), Ir. Galih Wasis Wicaksono, S.Kom., M.Cs (Dosen Sekretaris Program Studi Univ. Muhammadiyah Malang), dan Key Opinion Leader Feri Agusyadi.

BACA JUGA:  Buat tak Nyaman Orang Lain di Medsos, UU ITE Menanti

Gerakan Literasi Digital Nasional 2021 merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

spot_img
spot_img

Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026, Tiga Ekosistem Industri Satu Expo

Jakarta, Venuemagz.com -  Ribuan profesional memadati lantai pameran konstruksi di NICE PIK 2 sejak...

Bali Menjadi Tuan Rumah Asian Open Water Swimming Championship 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Untuk pertama kalinya Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba renang...

Satu Dekade INDOFEST: Gen Z Bawa Harapan Baru Wisata Petualangan

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Outdoor Festival (INDOFEST) 2026 kembali hadir sebagai pameran perlengkapan kegiatan...

ArtMoments Jakarta 2026: Panggung Lintas Budaya yang Membawa Seni Lokal ke Kancah Global

Jakarta, Venuemagz.com - ArtMoments Jakarta resmi dibuka pada tanggal 4 dan berakhir 7 Juni...

Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026, Tiga Ekosistem Industri Satu Expo

Jakarta, Venuemagz.com -  Ribuan profesional memadati lantai pameran konstruksi di NICE PIK 2 sejak...

Bali Menjadi Tuan Rumah Asian Open Water Swimming Championship 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Untuk pertama kalinya Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba renang...

Satu Dekade INDOFEST: Gen Z Bawa Harapan Baru Wisata Petualangan

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Outdoor Festival (INDOFEST) 2026 kembali hadir sebagai pameran perlengkapan kegiatan...