Tingginya minat masyarakat untuk mengakses layanan internet menjadi salah satu celah untuk memaksimalkan marketing. Pemasaran atau marketing selalu menjadi salah satu penentu dalam kesuksesan sebuah perusahaan. Saat perusahaan memiliki tim marketing yang handal, maka berbagai tantangan di pasar tentu akan bisa diatasi dengan baik dan angka penjualan yang tinggi bisa diraih secara maksimal.
Kegiatan marketing ini, menurut Nanda Iriawan, CEO dan Founder Charcoalnesia, bisa dilakukan dengan banyak cara, baik itu secara manual dan juga digital. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, digital marketing menjadi salah satu cara yang paling efektif dan banyak dilakukan.
“Setiap perusahaan tentunya wajib mencoba sistem digital marketing ini dalam memasarkan produk dan jasa yang dijualnya,” katanya dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis (8/7/2021). Menurutnya, hal ini penting, terutama jika perusahaan yang dijalani menyasar kaum milenial yang begitu aktif menggunakan layanan internet sebagai calon konsumen yang potensial.
Digital marketing, kata Nanda, merupakan sistem pemasaran yang dilakukan melalui jaringan internet dengan menggunakan berbagai media yang dianggap tepat, seperti: blog, website perusahaan, media sosial, email, YouTube, dan yang lainnya. Penerapan digital marketing ini bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya dengan mengandalkan Search Engine Optimization (SEO).
“Dengan SEO ini memungkinkan calon konsumen menemukan produk atau jasa dari perusahaan Anda dengan lebih mudah melalui mesin pencari. Hal ini dilakukan dengan menerapkan beberapa keyword yang tepat pada konten yang digunakan, sehingga konten tersebut berada pada urutan teratas di mesin pencari,” tuturnya.
Dengan kemudahan dan kelebihan yang ditawarkan teknologi digital, kata Nanda, secara perlahan dunia bisnis mulai beralih pada arus modernisasi. Akibatnya, persaingan bisnis digital kedepan akan semakin ketat, seiring dengan banyaknya pebisnis yang mendigitalkan bisnis mereka.
“Persaingan digitalisasi bisnis yang perlahan mulai ketat menuntut Anda untuk terus menciptakan strategi pemasaran digital yang kreatif dan inovatif untuk menarik pasar. Mendigitalkan bisnis Anda lebih awal tidak menjamin Anda memenangkan persaingan bisnis digital ke depannya,” ujarnya.
Nanda mengatakan, agar mampu bertahan menghadapi pertarungan, harus terus belajar perkembangan teknologi digital marketing. Mulai dari memperbanyak wawasan mengenai bisnis itu sendiri, perkembangan teknik digital marketing terbaru, serta belajar dari mereka yang sudah berhasil mendigitalkan bisnis mereka.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).






