Strategi Branding Melalui Media Sosial

Thursday, 14 October 21 Venue

Brand awareness merupakan cara agar penjualan dapat melejit, serta mendapatkan banyak pelanggan baru. Rinanti Adya Putri, Operations Executive di ZALORA Group dan Key Opinion Leader mengatakan, hal tersebut dapat dilakukan oleh berbagai produk yang masih baru/launching untuk dapat dikenali oleh pelanggan bahwa produk baru tersebut memiliki keunggulan.

“Seringkali berbagai produk yang masih dalam tahap pengenalan kepada konsumen masih sulit untuk diterima, mungkin karena sudah terpercaya dengan merk terdahulu yang telah dipakai oleh pelanggan,” kata dia dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (12/10/2021).

Untuk itu, menurut Rinanti, dibutuhkan sebuah strategi branding media sosial yang tepat. Apalagi dengan kondisi sekarang yang serba modern dengan berkembangnya teknologi, media sosial menjadi salah satu cara untuk dapat meningkatkan kualitas penjualan tersebut. “Karena hampir setiap hari pengguna smartphone zaman sekarang pasti akan membuka berbagai platform media sosial,” ujarnya.

BACA JUGA:   Pelaku UMKM Harus Memanfaatkan Marketplace

Hal tersebut, kata dia, menjadi kesempatan besar untuk para pebisnis baru yang akan mengenalkan produknya dengan mudah, tentunya agar bisa menjangkau seluruh dunia. “Namun, perlu adanya pengetahuan lebih mengenai social media marketing agar perjalanan bisnis menjadi lancar,” ujar dia.

Pentingnya untuk mengetahui cara yang tepat agar mampu meningkatkan brand awareness dalam social media marketing tersebut, kata Rinanti, perlu memperhatikan beberapa tips, di antaranya:

  • Memanfaatkan jasa iklan untuk melakukan sebuah promosi, karena berbagai platform media sosial sekarang telah banyak menyediakan layanan promosi. Salah satunya melakukan peningkatan brand awareness melalui Instagram.
  • Viral marketing, yaitu menerapkan cara yang sedang viral sekarang untuk menambah penjualan produk tertentu. Cara ini bisa dibilang cukup efektif, karena dengan menerapkan cara viral, produk akan mudah dikenali berbagai kalangan.
  • Content marketing, teknik satu ini hampir sama dengan teknik viral marketing, kita dapat membuat konten yang menarik sehingga penonton di media sosial merasa penasaran untuk membeli produk kita, selain itu pelanggan juga dinilai lebih sering melihat produk melalui konten.
  • Bekerja sama dengan orang terkenal atau orang yang berpengaruh, tentu cara ini paling banyak digunakan sekarang. Dengan memanfaatkan para selebgram maupun artis untuk melakukan promosi, akan menjadi jauh lebih mudah agar pemasaran menjadi luas.
BACA JUGA:   Membuat Konten yang Baik di Media Sosial

“Cara tersebut dapat diterapkan jika produk ingin dikenal oleh berbagai kalangan, namun tentunya produk yang kamu pasarkan akan terlihat menarik jika bertemu dengan target konsumen tepat. Karena tidak semua produk yang berlaku di pasaran mudah dijangkau berbagai kalangan,” ujar dia.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:   Perbedaan Antara KOL Dan Influencer

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).