Strategi Pemasaran Bisnis Online

Saturday, 10 July 21 Venue

Hampir semua kalangan dan profesi membutuhkan akses ke internet untuk memudahkan aktivitas mereka termasuk juga buat pebisnis. Pebisnis membutuhkan akses internet untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan tak terbatas.

“Dengan begitu aktivitas online juga bisa dijadikan strategi pemasaran untuk mendapatkan pelanggan lebih banyak lagi,” ujar Nuriyan Dwi Saputri, Relawan TIK Kabupaten Blitar saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis (8/7/2021).

Nuriyan mengatakan, strategi pemasaran yang harus dilakukan dalam bisnis online yaitu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dalam berbagai macam keadaan, menghindari persaingan dengan perusahaan besar dan mapan, memilih dan mempertimbangkan dengan teliti, matang, serta hati-hati segmen pasar mana yang akan dilayani, serta terakhir, perusahaan melakukan kombinasi yang berbeda-beda terhadap produk, harga, dan strategi distribusi segmen pasar berlainan.

BACA JUGA:   Internet, Manfaatnya Bagi Kehidupan Manusia

Di era sekarang, kehidupan manusia hampir tidak bisa dipisahkan dari aktivitas online atau internet, oleh karena itu strategi pemasaran online atau strategi marketing online menjadi suatu hal yang diandalkan dalam bisnis.

Berbisnis online juga memiliki kekurangan dan kelebihan. “Untuk kekurangan sangat bergantung pada internet, kepercayaan konsumen, pelanggaran hak cipta, dan masalah pengiriman barang atau produk.

BACA JUGA:   Berlaku Etis Di Dunia Nyata Dan Dunia Maya

“Sementara itu kelebihannya adalah bisa dijalankan di mana saja dan kapan saja, Anda adalah bos, modal sesusai kemampuan, bisa sukses apapun latar belakang Anda, penghasilan yang melimpah, bisnis tetap berjalan meskipun Anda sedang tidur, dan mudah mempromosikan produk,” tuturnya.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:   Memanfaatkan Teknologi, Ini Ragam Modus Penipuan

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).