Tips Percaya Diri Melakukan Presentasi Online

Sunday, 27 June 21 Venue
Literasi Digital

Dewasa ini segala hal dilakukan secara daring, termasuk untuk urusan pekerjaan dan sekolah. Tentu saja ketika berada di dunia nyata dan maya melakukan presentasi pekerjaan atau tugas kuliah akan jadi berbeda.

Dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (22/6/2021), salah satu pembicara I Wayan Adi Karnawa, Relawan TIK Bali, mengulas tentang presentasi tetap asyik walau tidak bertemu fisik. Berbicara dalam sebuah forum daring tentu memiliki tantangan tersendiri.

“Sebenarnya yang penting itu nyaman dan percaya diri. Bagaimana biar nyaman dan percaya diri, yaitu persiapan yang matang dan penyampaian yang baik,” ujarnya.

BACA JUGA:   Perbedaan Antara KOL Dan Influencer

Pria yang akrab disapa Adi itu pun memberikan beberapa tips yang harus dipersiapkan sebelum melakukan presentasi online, yaitu gunakan platform yang dikuasai, pencahayaan dan sudut kamera yang benar, background jelas, audio, dan koneksi internet.

“Selain teknis yang berhubungan dengan orangnya juga harus dipersiapkan. Siapkan air minum dalam jangkauan dan jangan lupa buang air sebelum acara mulai agar tidak mengganggu di tengah presentasi,” tambahnya.

Ketika menyampaikan presentasi, tiga menit pertama adalah momen paling penting apakah pemaparan kita menarik perhatian orang. Karenanya, bisa menggunakan beberapa pembuka terkait konteks, seperti humor, pertanyaan, cerita, quote, dan data pendukung.

BACA JUGA:   Belajar Menggunakan Media Sosial Secara Bijak

“Buat presentasi mengalir. Perhatikan tampilan slide dan font, jangan buat tulisan yang terlalu kecil. Bangun interaksi bisa dengan sedikit sisipkan pengalaman pribadi dan sedikit humor yang relevan. Sedapat mungkin hindari penggunaan video atau animasi,” tegasnya.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:   Langkah Preventif Penyalahgunaan Teknologi Digital

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).