Tips dan Trik Memilih Dompet Digital

Monday, 28 June 21 Venue

Fenomena belanja online selama pandemi memunculkan kebiasaan baru. Meski hanya berdiam diri di rumah, perilaku konsumtif masyarakat masih tetap ada. Menurut survei dari Katadata mengenai metode pembayaran yang kini digunakan saat belanja online (Maret 2021), dompet digital menempati posisi teratas, mengalahkan pembayaran tunai di tempat (COD).

Dompet digital adalah software yang digunakan untuk menyimpan rekening bank, alamat, identitas diri seseorang untuk melakukan pembayaran otomatis saat pembelian berbasis internet, atau perangkat digital yang tersedia.

“Popularitas e-wallet ini meningkat. Di balik itu ada hal-hal yang positif. Pertama, penggunaan dompet digital menimbulkan kepuasan atau enjoyment, banyak fasilitas yang disediakan dompet digital. Kedua, di Indonesia sendiri e-wallet merupakan ajang coba-coba. Ketiga, yaitu belonging atau perasaan memiliki. Jadi selalu ingin pakai e-wallet dalam pembayaran,” ujar Eflina N. dalam acara Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (24/6/2021).

BACA JUGA:   Pelecehan Seksual di Ranah Digital, Ini Ragamnya

Selanjutnya, ada alasan security atau keamanan yang membuat pengguna dompet digital tidak perlu membawa uang tunai terlalu banyak. Segala transaksi bisa dilakukan dengan dompet digital.

“Apabila seseorang memilih dompet digital yang kurang tepat, terutama yang coba-coba, bisa berdampak negatif bagi keuangan orang tersebut. Tidak menutup kemungkinan akan terjerumus ke pinjaman online yang saat ini difasilitasi oleh beberapa dompet digital,” tuturnya.

BACA JUGA:   Pahami Ini Agar Anak Terhindar Dari Bahaya Internet

Eflina kemudian memberikan tips dalam memilih dompet digital yang aman dan tepercaya. Pilih aplikasi dompet digital yang akan dipakai secara terus-menerus, bukan hanya sementara. Pengguna dapat memilih dompet digital berdasarkan kebutuhan masing-masing.

Pastikan kepraktisan top-up menggunakan virtual account. Untuk mendapatkan keuntungan, cari dompet digital yang bekerja sama dengan banyak merchant sehingga memudahkan pembayaran cashless.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:   Media Sosial Mengubah Perilaku Sosial Masyarakat

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).