BerandaLiterasi DigitalWaspada Hoaks, Simak Ciri-cirinya

Waspada Hoaks, Simak Ciri-cirinya

Published on

spot_img

Perkembangan dunia digital telah menyasar ke segala sisi kehidupan. Menurut Zainul Arifin, Owner CIO Indonesia Arts Culture, hampir tidak ada sisi kehidupan manusia yang tidak terpengaruh proses digitalisasi.

“Namun, masih banyak pengguna internet yang hanya mampu menerima informasi tanpa kemampuan memahami dan mengolah informasi tersebut secara baik, sehingga masih banyak masyarakat terpapar informasi tidak benar,” kata dia dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (1/10/2021).

Kita, kata Zainul, perlu waspada terhadap konten negatif seperti hoaks. Ciri-cirinya yakni kalimat dimulai dengan judul yang heboh, berlebih-lebihan, provokatif dan diakhiri dengan tanda seru. “Isi tidak masuk akal, dukungan buktinya palsu atau tidak dapat dilacak, tidak muncul di media berita arus utama,” kata dia.

BACA JUGA:  Fenomena Belanja Online, Ini Alasannya

Menurut Zainul, penyebab masyarakat mudah percaya berita palsu, dikarenakan kurang literasi, terus disebar, bias informasi, resistensi pada kebenaran. “Ada empat ciri hoaks menurut Kominfo, yakni sumber informasi atau medianya tidak jelas identitasnya, pesan tidak mengandung unsur 5W+1H lengkap, pihak yang menyebarkan informasi meminta info tersebut disebarluaskan semasif mungkin, hoaks diproduksi untuk menyasar kalangan tertentu.”

Media sosial, kata dia, bisa berbadan hukum atau tidak, tidak ada regulasi secara khusus mengatur media sosial, tidak ada kode etik yang khusus mengatur media sosial. “Sementara yang dilarang terkait distribusi konten, yakni jangan menyebar konten yang melanggar kesusilaan, perjudian, penghinaan dan pemerasan. Penyebaran berita bohong yang merugikan konsumen. Menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan, ancaman kekerasan atau teror pribadi.”

BACA JUGA:  Melindungi Data Pribadi dan Akun Media Digital

Perkembangan dunia digital saat ini, kata Zainul, cepat sekali. Ketika ingin mencari informasi menjadi mudah dan cepat, karena sudah ada yang namanya media digital.

“Dampak negatifnya yaitu tidak selalu karya yang kita buat disukai semua orang. Tentang konten yang gampang tersebar. Pernah konten aku sempat ramai dan dalam jangka waktu satu malam saja, sudah ada media yang memblow up hingga muncul misinformasi. Lebih baik kita melihat sebuah konten di cross check dulu biar tidak menimbulkan salah persepsi,” katanya.

BACA JUGA:  Ragam Risiko Berbelanja Online

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Wajah Baru ARTOTEL Harmoni Jakarta Padukan Seni Peranakan dan  Gaya Hidup Urban 

Jakarta, Venuemagz.com - ARTOTEL Harmoni Jakarta sukses menggelar grand launching pada tanggal 23 Oktober...

Genjot Daya Saing Global, Kemenekraf Rilis Tiga Terobosan Baru dalam WCCE 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) meluncurkan tiga inisiatif strategis dalam...

Sukses Besar WCCE 2026: Dari ‘Jakarta Vision’ hingga Estafet Estetika ke Glasgow

Jakarta, Venuemagz.com - The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 resmi ditutup...

IIMS Garage Balikpapan 2026 Tutup Gelaran dengan Capaian Positif dan Lonjakan Pengunjung 

Balikpapan, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali sukses menggelar Indonesia International Motor Show (IIMS) Garage...

Wajah Baru ARTOTEL Harmoni Jakarta Padukan Seni Peranakan dan  Gaya Hidup Urban 

Jakarta, Venuemagz.com - ARTOTEL Harmoni Jakarta sukses menggelar grand launching pada tanggal 23 Oktober...

Genjot Daya Saing Global, Kemenekraf Rilis Tiga Terobosan Baru dalam WCCE 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) meluncurkan tiga inisiatif strategis dalam...

Sukses Besar WCCE 2026: Dari ‘Jakarta Vision’ hingga Estafet Estetika ke Glasgow

Jakarta, Venuemagz.com - The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 resmi ditutup...