Asia Tenggara sebagai Destinasi Wisata Tunggal

Monday, 23 January 17 Venue

Pada acara ASEAN Tourism Forum (ATF) di Singapura, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Sekjen ASEAN Le Luong Minh meluncurkan kampanye VisitASEAN@50. Kampanye tersebut bertujuan mempromosikan regional Asia Tenggara sebagai destinasi wisata tunggal.

Target secara keseluruhan dari kampanye VisitASEAN@50 adalah meningkatkan kunjungan wisatawan internasional ke Asia Tenggara menjadi 121 juta wisman pada akhir 2017. Selain itu, kampanye VisitASEAN@50 juga diharapkan dapat menaikkan pendapatan sebesar US$83 miliar, serta memperpanjang masa tinggal menjadi 6-7 hari dengan mengajak para turis untuk mengunjungi minimal dua negara di Asia Tenggara dalam satu kali kunjungannya.

BACA JUGA:   Hati-Hati Tergiur Paket Murah Wisata Religi

Untuk mencapai hal tersebut, 50 paket perjalanan wisata telah diciptakan di seluruh 10 negara anggota ASEAN. Kampanye VisitASEAN@50 juga didukung oleh AirAsia.

Lee Hsien Loong mengatakan, konektivitas transportasi yang lebih baik antar-negara ASEAN sangat dibutuhkan untuk menunjang target tersebut. Selain itu, ia juga menyarankan kepada para negara di ASEAN untuk melakukan pengembangan infrastruktur serta peningkatan pelatihan SDM. Ia juga secara khusus ingin adanya konektivitas transportasi udara dan kapal pesiar di dalam regional Asia Tenggara.

BACA JUGA:   Luhut Tinjau Pembangunan Tol Ke Danau Toba

Kampanye VisitASEAN@50 hadir ketika pariwisata di Asia Tenggara sedang booming. Total kunjungan wisatawan ke Asia Tenggara telah meningkat dari 42 juta pada tahun 2000 menjadi 108 juta wisman pada 2015. Banyaknya maskapai berbiaya rendah, meningkatnya standar hidup di Asia Tenggara, serta berkembangnya pasar-pasar besar seperti Cinta merupakan kontributor utama terhadap meningkatnya pariwisata di Asia Tenggara.

BACA JUGA:   Industri Pariwisata Butuh Sistem Pelacakan untuk Cegah Corona

Penulis: Harry Purnama