ASPPI Sumut akan Gelar Jelajah Wisata Budaya di Samosir

Monday, 05 March 18   96 Views   0 Comments   Venue
Rumah Belajar Sianjur Mula Mula
Foto: Dok. Rumah Belajar Sianjur Mula Mula

Danau Toba menyimpan sejuta pesona yang sebenarnya belum semuanya dieksplorasi. Masih banyak obyek wisata yang apabila dikemas dengan baik menjadi paket wisata akan mampu mendorong pertumbuhan industri pariwisata. Hal inilah yang mendorong para pelaku usaha pariwisata yang tergabung dalam ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) untuk menggelar Jelajah Wisata Budaya yang akan dipusatkan di Sianjur Mula Mula, Samosir, pada 15-18 Maret 2018.

“Selama ini barangkali orang sudah sangat awam dengan Danau Toba. Namun, mungkin belum banyak yang sudah mengeksplorasi destinasi-destinasi yang unik di kawasan wisata ini, salah satunya daerah Sianjur Mula Mula,” kata Syafrullah Akbar, Ketua Panitia Jelajah Wisata Budaya.

Syafrullah menjelaskan, perhelatan pariwisata ini tentunya bertujuan untuk menarik kunjungan wisatawan ke Sumut, khususnya Samosir. Selain menarik wisatawan lokal, sejumlah wisatawan dari Malaysia, Singapura, dan Thailand sudah mengonfirmasi kedatangannya. “Yang diharapkan dari gelaran ini tentunya semakin meningkat kunjungan wisatawan melalui paket perjalanan wisata yang selama ini belum pernah dieksplorasi,” jelas Syafrullah.

Selama empat hari, gelaran jelajah budaya akan diisi dengan serangkaian kegiatan atraksi budaya dan seni, antara lain pertunjukan silat Batak yang dikenal dengan Mossak. Wisatawan juga akan diajak melihat langsung situs-situs tua peninggalan budaya Batak di kaki Pusuk Buhit, yang konon merupakan asal usul suku Batak.

Menariknya, Jelajah Wisata Budaya berkolaborasi dengan penggiat pariwisata Samosir yang sekaligus aktivis dunia pendidikan, Nagoes Puratus Sinaga, yang merupakan pendiri Rumah Belajar Sianjur Mula Mula, Samosir. Anak-anak di rumah belajar tersebut dijadwalkan akan turut tampil dengan menampilkan tarian Batak, yaitu Tortor.

“Kita libatkan juga anak-anak dari Rumah Belajar Sianjur Mula Mula dalam rangkaian kegiatan ini, juga sekaligus mengedukasi anak-anak sejak dini mengenai sadar wisata. Karena merekalah nantinya yang akan meneruskan budaya lokal ini,” terang Syafullah.

Rumah Belajar Sianjur Mula Mula merupakan rumah belajar bagi anak-anak Samosir yang didirikan secara mandiri oleh Nagoes, dibantu empat orang tenaga pengajar. “Kita tentu akan mendukung kegiatan ini karena tujuannya juga untuk mengedukasi anak-anak untuk sadar wisata,” kata Nagoes.

Sebagai putra asal Samosir, Nagoes akan turut mendukung rangkaian event ini dengan memperkenalkan seni dan budaya lokal di Samosir. “Ada banyak tradisi lokal yang saya rasa menarik dikemas menjadi paket wisata, misalnya tradisi ibu-ibu manduda beras (menggiling beras) di halaman dan menenun Ulos, itu menarik dipertontonkan ke wisatawan. Apalagi anak-anak juga nanti dilibatkan dalam atraksi budaya,” papar Nagoes yang sudah dua tahun menjalankan Rumah Belajar Sianjur Mula Mula.

Melina Efi, Wakil Ketua Panitia, menambahkan, Jelajah Wisata Budaya nantinya akan diakhiri dengan serangkaian acara seni dan budaya di Istana Maimun Medan setelah sebelumnya juga mengunjungi Galeri Budaya Serdang Bedagai. “Jadi, akan sangat padat dan diisi dengan kegiatan yang unik-unik dan menarik,” kata Melina.

Penulis: Tonggo Simangunsong