BerandaNewsBantuan Insentif Pemerintah Ditargetkan Dapat Menjangkau Hingga 800 Pelaku Parekraf

Bantuan Insentif Pemerintah Ditargetkan Dapat Menjangkau Hingga 800 Pelaku Parekraf

Published on

spot_img

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berharap program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) 2021 berjalan optimal. Pendaftaran program BIP telah dibuka Kemenparekraf pada tanggal 4 Juni dan akan ditutup pada 4 Juli 2021.

Program yang sudah berjalan sejak tahun 2017 ini, setiap tahunnya selama mengalami peningkatan mulai dari jumlah anggarannya hingga penerimanya. Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pihaknya akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 60 miliar untuk program BIP 2021.

“Jika tahun 2020 BIP hanya Rp 24 miliar, tahun ini naik tiga kali lipatnya. Jika dulu penerima bantuannya hanya 232 orang, tahun ini ditargetkan akan menyentuh angka 600 hingga 800 orang,” jelas Sandiaga saat melakukan Weekly Press Briefing.

BACA JUGA:  Nussa Ajak Penonton Kembali Ke Bioskop

Sebelumnya, Kemenparekraf telah menyebutkan bahwa penerima BIP 2021 akan dibagi menjadi dua kategori, yakni BIP reguler dan BIP Jaring Pengaman Usaha (BIP JPU). Dalam hal ini, Sandiaga telah menentukan jumlah bantuan yang akan diberikan kepada masing-masing kategori. Untuk kategori BIP reguler maksimal Rp200 juta per penerima dan maksimal Rp20 juta untuk BIP JPU.

“Tahun lalu itu penerima bantuan insentif ini berasal dari enam subsektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Tetapi, di tahun ini kita tambahkan menjadi tujuh subsektor, yakni aplikasi, game developer, kriya, fesyen, kuliner, film, serta sektor pariwisata,” ungkapnya lagi.

BACA JUGA:  Musim Panas di Korea, Saatnya ke Festival Lumpur Boryeong

Menurut Sandiaga, penerima BIP 2021 dipilih berdasarkan hasil kurasi dari para praktisi berpengalaman yang telah ditunjuk Kemenparekraf. Penerima BIP 2021 juga harus memiliki kelengkapan badan usaha, berbadan hukum, perseroan terbatas, yayasan, koperasi, maupun CV.

Sandiaga mengatakan, penerima BIP 2021 tidak hanya mendapatkan bantuan tunai, tetapi juga berupa pendampingan dan pelatihan. Hal ini dilakukan agar para tenaga kerja parekraf dapat meningkatkan keterampilannya untuk memastikan bertahan di tengah kondisi COVID-19.

BACA JUGA:  Wapres Ma’ruf Amin Ingin Jadikan Indonesia Pusat Wisata Halal Dunia

Melalui bantuan ini, Sandiaga juga berharap agar sektor parekraf dapat memicu pergerakan ekonomi nasional dan juga membuka lapangan kerja yang berkeadilan. Selain itu, BIP 2021 juga akan memberikan akses peluang usaha dan pekerjaan kepada kaum disabilitas atau kaum marginal lainnya.

“Kita ingin memberdayakan tenaga kerja kreatif yang terkena COVID-19. Jadi, kita akan pastikan orang-orang yang menerima bantuan ini adalah entitas yang betul-betul membutuhkan,” Sandiaga menambahkan.

spot_img
spot_img

Indonesia Kebanjiran Turis Malaysia, Ada Alarm Ekonomi di Baliknya?

Jakarta, Venuemagz.com - Gelombang wisatawan Malaysia yang datang ke Indonesia belakangan ini menjadi perbincangan...

Perluas Jaringan, BATIQA Hotel Hadir di Lampung

Lampung, Venuemagz.com — BATIQA Hotel Manajemen resmi menandatangani kerja sama pengelolaan hotel dengan Adora...

AYANA Bali Hadirkan Fasilitas MICE Baru Berskala Besar 

Bali, Venuemagz.com - AYANA Bali bersiap mengukir sejarah baru dalam industri event nasional maupun...

IIMS Surabaya 2026 Resmi Berakhir, Dyandra Optimis Industri Otomotif Tumbuh Merata 

Surabaya, Venuemagz.com – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 resmi berakhir pada 31 Mei...

Resmi Dilantik, Menpar Widiyanti Wardhana Perkuat Pariwisata dengan Empat Strategi Utama 

Widiyanti Wardhana resmi menjabat sebagai Menteri Pariwisata Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih Presiden...

Sandiaga Uno Serah Terima Jabatan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Baru

Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan Menteri Pariwisata dan Menteri Ekonomi Kreatif baru dalam susunan...

Wonderful Indonesia dan Avoskin Luncurkan Paket Skincare untuk Traveling

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama brand kecantikan lokal, Avoskin, melakukan kerja sama...