Bisnis Minus 30%, Epson Indonesia Masih Rajai Inkjet Printer

Thursday, 25 February 21 Bonita Ningsih
Inkjet Printer epson

Meskipun pencapaian Epson Indonesia pada tahun 2020 turun hingga minus 30 persen, Epson tetap meluncurkan produk-produk baru.

Riswin Li, Head of Marketing Division Epson Indonesia, mengatakan, produk printer dan proyektor milik Epson mendapatkan permintaan paling banyak dari masyarakat Indonesia lantaran dapat menunjang bekerja dan belajar dari rumah selama pandemi.

“Tahun 2020 memang menjadi tahun terberat bagi kami, tetapi produk Epson masih menjadi posisi nomor satu di kalangan inkjet printer dengan penjualan 58 persen,” ungkap Riswin.

BACA JUGA:   Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung Mumbai-Denpasar

Syahrizal Aprianto, Head of Consumer & Retail Development Department Epson Indonesia, mengatakan, dalam produk inkjet printer Epson terdapat market A3 yang menjadi unggulan. Market A3 hadir untuk mendukung kegiatan bisnis dengan perolehan produksi kisaran 50.000 unit per tahunnya.

“Namun, memang, di tahun 2020 ini marketnya turun 39 persen dan diharapkan akan tumbuh kembali di tahun 2021. Epson akan selalu mempertahankan posisi nomor 1 di market A3 dengan printer-printer model A3 mono maupun A3 color,” jelas Syahrizal.

BACA JUGA:   JBL Memperkenalkan Earphone untuk Berolahraga

Secara keseluruhan, produk inkjet printer Epson berhasil terjual 1 juta unit pada tahun 2020. Pada tahun selanjutnya, Epson menargetkan dapat menjual 1,5 juta unit, dan 1,8 juta unit di tahun 2022.

Pada tahun 2021, Epson juga menargetkan dapat menyasar pasar bisnis di bidang health care, food and retail, ecommerce, hingga agrikultur. Menurut Riswin, bidang-bidang tersebut akan tetap berkembang selama tahun 2021.

BACA JUGA:   Epson Indonesia Rayakan Ulang Tahun dengan Menanam Mangrove

“Tetapi, kita juga tidak 100 persen melupakan bisnis di bidang lainnya karena kita yakin masih ada kesempatan kecil yang bisa kita grab dari bidang lainnya,” ucap Riswin.