Delegasi Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Meningkat

Monday, 08 October 18   20 Views   0 Comments   Nila Sofianty
Pertemuan Tahunan IMF-World Bank

Pertemuan Tahunan IMF- World Bank Group yang digelar di Nusa Dua, Bali, pada 8 Oktober 2018 memasuki hari pertama dengan sejumlah agenda yang dibicarakan lewat puluhan hingga ratusan meeting.

Beberapa hari sebelumnya, Bali sebagai tuan rumah acara, khususnya di area Nusa Dua dan sekitarnya, tampak bersiap dengan mensterilkan lokasi sekitar venue di ITDC untuk membantu kelancaran penyelenggaraan acara.

Sejumlah kebijakan dilakukan, termasuk membatasi lalu-lalang warga yang akan memasuki area ITDC dengan menyediakan areal parkir yang luas di Lapangan Lagoon yang berada sebelum pintu masuk ITDC sehingga para tamu yang akan masuk dan tidak memiliki stiker masuk bisa menggunakan shuttle bus atau berjalan kaki. Selain itu, para karyawan hotel sekitar juga terlihat menggunakan shuttle bus yang disediakan pihak hotel maupun panitia acara.

Para tamu hotel juga diberi fasilitas untuk keluar masuk wilayah kompleks perhotelan yang ada di ITDC menggunakan shuttle bus. “Kami juga menyediakan shuttle bus untuk tamu hotel, dan kami sangat bangga Bali menjadi tuan rumah acara ini dan sangat mendukung kelancaran event besar IMF-WBG Annual Meeting di Bali ini. Semoga acara ini sukses dan bisa memberikan dampak positif, baik untuk pariwisata maupun perekonomian Indonesia, khususnya Bali,” ujar Gusti Ayu Oka Pastini, PR Melia Nusa Dua Bali.

Pada acara pertemuan tahunan yang menggunakan lebih dari satu venue ini—antara lain BNDCC, Nusa Dua Beach Hotel, dan The Westin—diperkirakan lebih dari 34.000 delegasi hadir dari 189 negara. Jumlah ini tercatat jauh melebihi target yang sebelumnya diperkirakan.

“Dari target 22.000 peserta, per hari ini (7 Oktober 2018) sudah 34.000 yang mendaftar untuk ikut dalam acara ini,” ujar Luhut Pandjaitan, Ketua Panitia Nasional Pertemuan Tahunan IMF-WBG yang juga Menko Maritim.

Dalam rangka melihat kemajuan persiapan lokasi Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018, Menko Maritim dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengunjungi ruangan dan berbagai lokasi yang akan digunakan untuk pertemuan dan seminar. Selain itu, Sri Mulyani juga mengunjungi fasilitas kesehatan, press center, serta tempat diplomasi budaya yang akan ditampilkan dengan aneka tarian di Taman Jepun dan Indonesia Pavilion.

“Kita sudah siap melaksanakan pertemuan tahunan IMF-WBG ini. Seluruh venue sudah siap dan kita puas,” ujar Luhut Pandjaitan.

Beberapa agenda yang akan dilangsungkan di BICC antara lain seminar Wanita dalam Tempat Kerja, IMF Youth Dialogue, dan press briefing tentang finansial global. Sedangkan di BNDCC akan dilangsungkan acara utama, yakni pembukaan dan penutupan. Presiden Jokowi dijadwalkan akan hadir sekaligus membuka perhelatan internasional ini.

Selain membahas substansi, dalam pertemuan tahunan ini akan ditampilkan Indonesia Pavilion yang  menampilkan pameran kerajinan dan seni, stan pariwisata, dan stan infrastruktur. Sahala Lumban Gaol Staf Ahli Menteri BUMN, menjelaskan, di Indonesia Pavilion peserta dapat melihat dan membeli berbagai benda seni dan kerajinan karya asli putra bangsa Indonesia. Selain kerajinan, di stan ini juga ditampilkan berbagai paket pariwisata yang ditawarkan kepada peserta.