BerandaNewsDemi Foto Terbaik, Hal Ini Diabaikan oleh Milenial

Demi Foto Terbaik, Hal Ini Diabaikan oleh Milenial

Published on

spot_img
spot_img

Perkembangan wisata saat ini memang tengah naik daun. Apalagi, di tahun ini kaum milenial memiliki peran penting dalam perkembangan wisata dunia, seperti yang dikatakan Rudiana, Wakil Presiden ASTINDO, bahwa saat ini kaum milenial yang memenuhi pasar pariwisata.

Menurut Rudiana, tren wisata anak muda saat ini lebih mementingkan konten sosial medianya agar terlihat bagus. Mereka lebih berminat ke tempat yang memiliki musim dingin agar dapat dipamerkan melalui sosial medianya.

BACA JUGA:  Bisnis Anjlok, Travel Agent di Riau Diminta Kembalikan Uang Klien 100 Persen

“Trennya sekarang itu bukan hotel yang bagus, tapi foto-foto dan musim,” kata Rudiana.

Lebih lanjut Rudiana mengatakan, biasanya negara yang menjadi favorit kaum milenial ialah Eropa, Korea, dan Jepang. Hal itu terjadi lantaran di ketiga negara tersebut memiliki musim dingin yang tidak dimiliki oleh Indonesia.

“Kita lihat kenapa Korea ramai? Ya karena di sana bisa main salju. Mimpinya orang Indonesia kan bisa memegang salju,” ujar Rudiana.

BACA JUGA:  Pembatasan Pengoperasian Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta

Bahkan, banyak di antara mereka yang tidak memedulikan kesehatannya saat berada di tengah salju. Menurutnya, para kaum milenial hanya mementingkan feed Instagram yang bagus dengan foto-foto di salju.

“Jadi, ke sana itu cuma cari musim dingin doang buat foto. Pakai baju tebal, syal, penutup muka, semuanya dipakai buat kebutuhan foto. Padahal, di sana celananya sudah basah dan sampai sakit pun mereka tidak peduli, yang penting mereka bisa foto dengan salju,” ujar Rudiana.

BACA JUGA:  Banten, Pusat MICE Indonesia di Masa Depan

Selain karena ingin melihat salju, negara Jepang saat ini sudah memberlakukan visa gratis bagi warga negara Indonesia yang memiliki paspor elektronik. Ini yang menjadi salah satu daya tarik wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Jepang.

“Jadi, itu yang menjadi alasan utamanya karena pemerintah mereka itu juga mendukung untuk mempromosikan wisatanya. Jadi, jangan heran jika sekarang ini lebih banyak orang Indonesia berlibur ke luar negeri dibanding liburan di dalam negeri,” ujar Rudiana.

spot_img

ICC Sydney Luncurkan Quiet Room untuk Dukung Aksesibilitas dan Inklusi

Sydney, Venuemagz.com -- International Convention Centre Sydney (ICC Sydney), yang dikelola oleh Legends Global,...

Dubai Beri Penghargaan kepada 237 Hotel dalam Program Dubai Sustainable Tourism Stamp 2026

DUBAI, Venuemagz.com – Dubai Department of Economy and Tourism (DET) memberikan penghargaan kepada 237...

Efisiensi Fiskal Menekan, Hotel di Jakarta Transformasi Sebagai Destinasi Lifestyle 

Jakarta, Venuemagz.com - Selama ini, bisnis perhotelan di Jakarta sangat bergantung pada acara pemerintahan...

Hotel Jakarta dan Bali Masuki Model Bisnis Baru, Geser Fokus Okupansi ke Pengalaman Berkualitas

Jakarta, Venuemagz.com - Industri perhotelan di Indonesia kini tengah memasuki fase pertumbuhan baru. Berdasarkan...

Milenial dalam Konstelasi Industri Turisme

Ada tiga hal yang perlu diadakan untuk menarik kunjungan wisatawan milenial yakni TVC milenial,...