Desa Wisata Gerupuk Siapkan Homestay untuk MotoGP

Monday, 18 January 21 Harry Purnama

Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, meninjau kesiapan amenitas berupa homestay yang berada di Desa Wisata Gerupuk, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini dilakukan guna mempersiapkan seluruh aspek pariwisata dan ekonomi kreatif menjelang perhelatan MotoGP Mandalika yang rencananya akan digelar pada Oktober 2021.

Sandiaga Uno mengatakan, homestay di Desa Wisata Gerupuk merupakan salah satu pembangunan infrastruktur yang berkeadilan karena program ini menyediakan fasilitas rumah swadaya yang pembangunannya melibatkan pemberdayaan masyarakat. Jadi, masyarakat ikut serta bersama-sama dalam mendesain kemudian membangun dan tentunya memperoleh manfaat dari hal tersebut.

Program homestay merupakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR). Pada 2020, program ini ditingkatkan untuk menunjang sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Lombok yang merupakan salah satu dari 5 Destinasi Super Prioritas.

“Desa wisata ini merupakan salah satu pendorong dari pengelolaan pariwisata dan ekonomi kreatif ke depan. Selain itu, dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat dengan memperoleh mata pencaharian melalui penyewaan homestay. Fasilitasnya juga telah memiliki standar kualitas yang baik dan letak homestay ini sangat strategis dan relevan. Mengingat kawasannya berdekatan dengan MotoGP Mandalika Circuit,” ujarnya.

Sandiaga menambahkan, homestay ini menyasar target milenial kelas menengah baru yang ingin menikmati keindahan Mandalika, tapi tidak memiliki bujet untuk penginapan bintang lima. Dengan harga satu kamarnya Rp250.000/malam, Sandiaga merasa harga tersebut cukup terjangkau.

“Tadi saya bersama dengan Pak Gubernur sudah berencana, mungkin sebelum perhelatan MotoGp Mandalika kita akan mencoba tinggal satu malam di homestay ini. Saya dengan Pak Gubernur siap ingin merasakan suasana menginap di homestay secara langsung,” kata Sandiaga.

Untuk strategi promosi homestay di Desa Wisata Gerupuk, ia mendorong penggunaan platform digital. Sandiaga berencana akan memberikan fasilitasi terkait digitalisasi dan virtualisasi guna mempromosikan homestay ini.

“Mudah-mudahan ini bisa memicu ekonomi masyarakat serta bangkitnya pariwisata dan ekonomi kreatif. Tentunya didukung dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” ujar Sandiaga.