BerandaNewsGOERS Hadirkan Teknologi Crowd Control

GOERS Hadirkan Teknologi Crowd Control

Published on

spot_img

Industri MICE kembali bersinar di tahun 2022 ini. Karena masih dalam masa pandemi, kenyamanan dan keamanan pengunjung menjadi prioritas dalam penyelenggaraan sebuah acara atau event. Untuk itu, penggunaan teknologi untuk mengurangi sentuhan dan interaksi menjadi barang wajib.

GOERS, start-up di bidang experience yang turut memproses tiket untuk berbagai acara, mencatat jumlah pengunjung event meningkat hampir 2,5 kali lipat pada tahun 2022 dibandingkan dengan tahun 2021.

Nugroho dari Barcode Organizer mengungkapkan, “Lingkup kerja event organizer (EO) tidak hanya sebatas melaksanakan kegiatan dan bermitra dengan promotor yang mengumpulkan pendukung acara. EO juga wajib menyusun detail alur penikmat acara, mulai dari proses booking hingga event selesai diadakan. Kami juga wajib memastikan bahwa event berlangsung sesuai kaidah CHSE yang telah ditetapkan oleh pemerintah dengan bantuan teknologi.”

BACA JUGA:  Ini Alasan Jumlah Wisatawan ke Bali Meningkat, Tapi Okupansi Hotel Rendah

“Awalnya, teknologi hanya digunakan untuk promosi event. Sekarang teknologi digunakan untuk penjualan tiket dan pengaturan kuota sesuai dengan kapasitas venue. Semakin banyaknya event yang kembali digelar dan meningkatnya jumlah pengunjung acara, penggunaan teknologi yang salah satu fiturnya adalah mengontrol jumlah pengunjung makin dibutuhkan. Dengan mengetahui jumlah pengunjung real time, pengelola event dapat menerapkan sistem peringatan dini dan melakukan langkah mitigasi lainnya jika dibutuhkan,” lanjut Nugroho.

BACA JUGA:  Dua Kunci Prioritas Pemulihan Industri Pariwisata

GOERS turut mengembangkan fitur-fitur mutakhir untuk membantu kelancaran event dalam berbagai skala.

“Teknologi telah mengubah wajah industri event tanah air. Mulai dari menghadirkan manajemen ticketing digital untuk mengurangi penjualan tiket palsu hingga sistem check-in yang contactless, kini kami menghadirkan teknologi crowd control guna mencegah over kapasitas. Teknologi GOERS memiliki sistem indikasi yang menunjukkan jumlah pengunjung secara real-time dan akurat. Kami memutakhirkan fitur ini untuk membantu pengelola mewujudkan perhelatan yang aman dan nyaman,” kata Sammy Ramadhan, Co-founder & CEO GOERS.

Selain mencegah over kapasitas, GOERS juga menghadirkan manajemen ticketing digital dengan solusi terintegrasi, seperti marketing dan penjualan tiket online, hingga rekonsiliasi data yang akurat dan efisien. Ada juga fitur analitik untuk memberikan insight bagi pengelola event.

“Banyak penikmat event yang ingin merasakan kembali sensasi menonton event. Untuk itu, para stakeholder di industri ini sebaiknya mengadopsi teknologi untuk mewujudkan acara yang sesuai dengan kaidah CHSE seperti yang diamanatkan oleh Bapak Menteri Sandiaga Uno,” pungkas Sammy.

BACA JUGA:  IPOS Siapkan Platform B2B Digital, Transaksi Akan Berlangsung Setiap Hari

Hingga saat ini, GOERS telah memiliki 4.500 mitra dan sudah membantu terselenggaranya lebih dari 30.000 event, atraksi dan bisnis experience. Sebanyak 6.500.000 tiket telah diproses oleh GOERS.

Qatar Tourism Bergabung dengan PATA

London, Venuemagz.com  — The Pacific Asia Travel Association (PATA) menyambut Qatar Tourism sebagai anggota...

Perkuat Pasar Eropa, Indonesia Hadir di WTM London 2026 dengan Pengalaman Imersif

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) kembali menunjukkan taringnya di panggung...

ibis Styles Cikarang Ajak Keluarga Nikmati Kehangatan Natal Melalui Staycation dan Christmas Brunch

Bekasi, Venuemagz.com – Menyambut perayaan Natal 2026, ibis Styles Cikarang mengajak masyarakat menikmati momen...

Mercure Jakarta Grogol Hadirkan Christmas Stay Package dan Christmas Brunch untuk Sambut Natal 2026

Jakarta, Venuemagz.com – Menyambut Natal 2026, Mercure Jakarta Grogol memperkenalkan rangkaian penawaran spesial melalui...