BerandaNewsHari Pariwisata Sedunia Jadi Momentum Perkuat Protokol Kesehatan

Hari Pariwisata Sedunia Jadi Momentum Perkuat Protokol Kesehatan

Published on

spot_img
spot_img

“Ini adalah bukti bahwa konsumen dapat bepergian dengan aman pesawat terbang dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” kata Wisnu.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I Devy Suradji menambahkan pihaknya juga menyosialisasikan kepada para penyedia transportasi darat yang ada di bandara untuk menerapkan protokol kesehatan yang sama seperti pada fasilitas di dalam bandara.

“Kita juga meminta agar penyedia transportasi darat menerapkan customer service virtual, jadi petugas customer service ditempatkan di dalam sebuah ruangan yang dilengkapi dengan komputer lengkap dengan kamera yang terhubung perangkat berupa monitor yang ada di meja customer service sehingga konsumen dan petugas bisa tetap berinteraksi tanpa harus ada kontak fisik,” kata Devy.

BACA JUGA:  Destinasi Incentive Trip Favorit di Indonesia

“Beberapa bandara yang kita kelola itu berada di dekat destinasi wisata jadi kita harus menjaga kelestarian lingkungan di sekitarnya,” ucap Devy.

Hal ini disambut baik oleh Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf Vinsensius Jemadu. Selain memerhatikan kelestarian lingkungan pedesaan dan penerapan protokol kesehatan di sektor penerbangan yang berkaitan erat dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Vinsensius mengatakan perlu ada upaya pelestarian budaya yang ada di pedesaan sebagai salah satu potensi wisata.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Siapkan Pasar Jepang Untuk Pembukaan Kembali Bali

“Kita juga harus mengangkat nilai kearifan lokal di area pedesaan untuk dikembangkan sehingga rural area itu bisa maju dan berkembang, sehingga kita bisa menikmati outcome pariwisata untuk kesejahteraan bersama,” kata Vinsensius.

Muchlis, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara, mengatakan, saat ini di wilayah Danau Toba dan sekitarnya sedang berjalan proses pembentukan desa wisata. Selain itu, pihaknya juga selalu mengampanyekan penerapan protokol kesehatan di destinasi-destinasi wisata yang ada di Sumatera Utara.

BACA JUGA:  Kunjungan Turis Internasional ke Dubai Meningkat 9 Persen

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat Lalu Mohammad Faozal menjelaskan ada empat area destinasi wisata di Lombok yang siap untuk melakukan standardisasi protokol kesehatan berbasis CHSE, yaitu Gili, Rinjani, Mandalika, dan Kota Mataram.

“Empat area ini kami fokuskan untuk sertifikasi CHSE karena CHSE ini merupakan acuan untuk kita dan harus diterapkan di seluruh destinasi wisata di Indonesia,” ucap Faozal.

spot_img
spot_img

Merayakan Indonesia Lewat 10 Sate Nusantara di Oakwood PIK dan Harris Puri Mansion Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com - Jakarta tidak pernah kehabisan cara untuk merayakan Indonesia. Kali ini, perayaan...

Perpaduan Musik dengan Komedi Hadir di PROJEK-D Vol.5

Karanganyar, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali menggelar festival musik tahunan PROJEK-D. Edisi kelimanya ini...

Run For Animals Sukses Digelar, Ajak 2.244 Peserta untuk Konservasi Satwa

Jakarta, Venuemagz.com - Jagat Satwa Nusantara (JSN) sukses menggelar Run For Animals untuk pertama...

Pengalaman Unik Walking Tour di dalam Hotel

Jakarta, Venuemagz.com -- House of Tugu Jakarta tidak hanya menawarkan pengalaman menginap dan pertemuan...

Merayakan Indonesia Lewat 10 Sate Nusantara di Oakwood PIK dan Harris Puri Mansion Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com - Jakarta tidak pernah kehabisan cara untuk merayakan Indonesia. Kali ini, perayaan...

Perpaduan Musik dengan Komedi Hadir di PROJEK-D Vol.5

Karanganyar, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali menggelar festival musik tahunan PROJEK-D. Edisi kelimanya ini...

Run For Animals Sukses Digelar, Ajak 2.244 Peserta untuk Konservasi Satwa

Jakarta, Venuemagz.com - Jagat Satwa Nusantara (JSN) sukses menggelar Run For Animals untuk pertama...