BerandaNewsIKKON 2017, Wadah Belajar bagi Industri Kreatif Daerah

IKKON 2017, Wadah Belajar bagi Industri Kreatif Daerah

Published on

spot_img
spot_img

Untuk mempercepat proses pengembangan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang industri kreatif seluruh Indonesia, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) meluncurkan program Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) 2017. Program ini diluncurkan pada 7 Juli di  XXI Club Djakarta Theater Building. IKKON merupakan kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan industri kreatif di daerah.

Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, mengatakan, program IKKON 2017 ini melibatkan berbagai macam peserta dengan latar belakang pendidikan yang berbeda dengan tujuan saling belajar dan berbagi pengetahuan di industri kreatif. Triawan menyebutkan, IKKON 2017 ini penting bagi daerah untuk meningkatkan ekonomi kreatifnya sehingga dapat menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Ajukan Anggaran Tahun 2025 Sebesar Rp3 Triliun

“Industri kreatif begitu luas. Semoga dengan adanya IKKON ini dapat menciptakan karya yang berdaya saing di dunia internasional dan bisa membuka lapangan pekerjaan di daerah setempat. IKKON ini ke depannya akan menyasar di daerah Timur Indonesia, seperti Papua,” kata Triawan.

(Baca juga: Fashion Indonesia Go International)

Triawan menyatakan, dengan berkumpulnya para peserta IKKON 2017 dengan pelaku industri kreatif, semoga IKKON 2017 ini bisa menjadi berkelanjutan, dan mereka bisa belajar dari membuat produk hingga pemasaran. IKKON 2017 akan memfokuskan melahirkan kreativitas baru bagi masyarakat di daerah-daerah terpencil. Program IKKON 2017 meliputi seluruh bidang ekonomi kreatif, antara lain arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, desain tekstil, film, fashion, animasi dan video, serta fotografi.

BACA JUGA:  Mengedukasi Perusahaan Lokal untuk Menghadapi Perusahaan Asing

Abdur Rohim Boy Berawi, Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Bekraf, menjelaskan, untuk rekrutmen peserta IKKON tidak hanya kemampuan yang dibutuhkan, tapi juga komitmen untuk membangun daerah. Sekarang juga sedang disiapkan wadah bagi alumni IKKON tahun lalu dalam bentuk koperasi agar kerja sama dengan pelaku industri kreatif di daerah terus berlanjut.

BACA JUGA:  Sandiaga Uno: Sektor Ekonomi Kreatif Diharap Mampu Bangkitkan Perekonomian

Boy mengatakan, sebanyak 60 peserta akan dibentuk lima tim, dan tim tersebut akan ditempatkan di lima daerah yang sudah ditentukan. Untuk waktu keberangkatan tahap pertama melakukan survei potensi (10-23 Juli 2017), keberangkatan tahap kedua perencanaan desain (11-22 Agustus), tahap ketiga pembuatan prototipe (11-22 September), dan keberangkatan tahap empat untuk pameran (11-23 Oktober). Perhelatan IKKON 2017 akan berlangsung di lima kota, yakni Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bojonegoro, Kota Banjarmasin, Kabupaten Belu, dan Toraja Utara. Pada tahun lalu, IKKON diikuti 50 peserta.

spot_img

Turis China Tumbuh Pesat ke Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com – Platform perjalanan digital Agoda merilis informasi terbaru mengenai tren perjalanan ke...

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan LUME, Destinasi Baru Asian Fusion Dining di Jakarta Selatan

Jakarta, Venuemagz.com -- Swiss-Belresidences Kalibata memperkenalkan fasilitas terbarunya yang diberi nama LUME, destinasi kuliner...

The Green Peak ARTOTEL Curated Hadirkan Harmoni Alam dan Kenyamanan Modern 

Bogor, Venuemagz.com - Kawasan Puncak, Bogor, selalu memiliki magnet tersendiri bagi warga ibu kota...

Jogja Festivals Forum & Expo Diharapkan Menjadi Sebuah IP Bernilai Tinggi

Yogyakarta, Venuemagz.com – Festival merupakan salah satu pilar strategis dalam ekonomi kreatif. Festival juga...

Pencapaian Ekonomi Kreatif Mencapai Rp24,46 Triliun Selama Libur Nataru

Jakarta, Venuemagz.com - Berdasarkan data dari Direktorat Kajian Manajemen Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif, kontribusi...

Sektor Ekonomi Kreatif Menjadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com - Ekonomi kreatif Indonesia telah menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang...