BerandaNewsPencapaian Ekonomi Kreatif Mencapai Rp24,46 Triliun Selama Libur Nataru

Pencapaian Ekonomi Kreatif Mencapai Rp24,46 Triliun Selama Libur Nataru

Published on

spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Berdasarkan data dari Direktorat Kajian Manajemen Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif, kontribusi langsung ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) selama periode Nataru (Natal dan Tahun Baru) mencapai Rp24,46 triliun, dari total tambahan PDB nasional sebesar Rp 48,56 triliun.

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa dampak Nataru tidak bersifat sementara, melainkan mencerminkan potensi strategis yang dapat dikelola secara berkelanjutan.

“Data ini menunjukkan bahwa ekonomi kreatif bukan hanya ikut terdorong oleh momentum libur panjang, tetapi mampu menjadi tulang punggung perputaran ekonomi jika dirancang sebagai strategi tahunan yang terintegrasi,” ujar Teuku Riefky.

BACA JUGA:  Kemenhub Genjot Pengembangan Bandara dan Pelabuhan di Rote

Kajian Kementerian Ekraf menunjukkan perubahan perilaku konsumen yang semakin mengarah pada produk kreatif, seperti kuliner lokal, fesyen, kriya, serta pengalaman hiburan dan seni. Pergeseran minat ini memperkuat posisi subsektor ekraf sebagai pengisi utama belanja masyarakat selama periode liburan, sekaligus membuka ruang perluasan pasar bagi jenama lokal di berbagai daerah.

Berdasarkan jejak digital konsumen melalui Google Trends, minat terhadap kuliner meningkat tajam pada 28 Desember 2025, sementara pencarian terkait hotel kembali melonjak pada 31 Desember 2025 saat puncak perayaan. Pada 25-26 Desember 2025, minat terhadap hiburan keluarga, termasuk bioskop, berada di titik tertinggi. Pola ini menunjukkan bahwa konsumsi ekraf mengikuti ritme liburan dan dapat dipetakan untuk mendukung perencanaan distribusi serta promosi produk kreatif.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Jadikan Tiga Daerah Sebagai Pilot Project Wellness Tourism

Hasil survei kinerja usaha juga mencerminkan dampak positif terhadap pelaku. Sebanyak 76,93 persen responden melaporkan peningkatan penjualan, dan 73,08 persen mencatat kenaikan keuntungan selama Nataru. Mayoritas pelaku berada pada skala mikro, dengan subsektor kuliner, fesyen, dan kriya menjadi penyumbang terbesar terhadap lonjakan transaksi.

Dari sisi belanja wisatawan, pengeluaran terbesar masih dialokasikan untuk transportasi dan akomodasi, namun belanja produk kreatif seperti makanan, cenderamata, dan belanja ritel mencapai rata-rata Rp858.000 per orang. Angka ini memperlihatkan bahwa produk ekraf memiliki ruang besar untuk terus diperkuat dalam rantai konsumsi wisata dan kegiatan liburan masyarakat.

BACA JUGA:  Pemerintah Siapkan Insentif Khusus Untuk Datangkan Event Internasional

Kontribusi langsung terbesar terhadap PDB ekraf selama Nataru berasal dari subsektor kuliner sebesar Rp19,9 triliun, diikuti fesyen Rp3,9 triliun, dan kriya Rp0,24 triliun. Data ini menegaskan pentingnya penguatan rantai pasok, kapasitas produksi, serta akses pembiayaan bagi pelaku agar dapat merespons lonjakan permintaan secara optimal.

“Jika momentum seperti Nataru dikelola secara sistematis melalui Pasar Ekraf dan integrasi ekosistem, maka dampaknya tidak hanya mendorong PDB, tetapi juga memperkuat daya saing jenama lokal secara berkelanjutan,” tutup Teuku Riefky.

Technogym Hadirkan Masa Depan Performa Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta, Venuemagz.com – TECHNOGYM menghadirkan pendekatannya terhadap performa, latihan, dan wellness di Indonesia Sports...

Archipelago Hotels Renovasi Rumah Singgah Pejuang Kanker di Surabaya

Surabaya, Venuemagz.com – Bagi anak-anak dan keluarga yang menjalani pengobatan kanker, rumah singgah bukan...

Perjalanan Intra-Regional Tetap Kuat di Asia Tenggara

Singapura, Venuemagz.com -- Platform perjalanan digital Agoda mengungkapkan bahwa wisatawan di seluruh Asia Tenggara...

Menikmati Senja dengan Artisan Beverage Melalui Sunset Chill Bar Take Over di Swiss-Belinn Malang

Jakarta, Venuemagz.com - Menikmati senja di Malang kini punya cara baru yang lebih stylish....

Jogja Festivals Forum & Expo Diharapkan Menjadi Sebuah IP Bernilai Tinggi

Yogyakarta, Venuemagz.com – Festival merupakan salah satu pilar strategis dalam ekonomi kreatif. Festival juga...

Sektor Ekonomi Kreatif Menjadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com - Ekonomi kreatif Indonesia telah menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang...

Kementerian Ekonomi Kreatif Siap Berkolaborasi dengan PHRI

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya menerima audiensi dari Perhimpunan...