Dalam hal ini, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai BUMN yang mengelola kawasan pariwisata Nusa Dua tengah mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut kembali wisatawan. Pelaksanaan protokol kesehatan akan dilakukan secara ketat agar wisatawan yang datang ke area Nusa Dua, Bali, merasa aman dan nyaman saat berada di sana.
Abdulbar M. Mansoer, Presiden Direktur ITDC, mengatakan, saat ini seluruh pelaku pariwisata di kawasan Nusa Dua sudah siap jika dijadikan pilot project pemerintah untuk pembukaan tahap awal pariwisata di Indonesia. Bahkan, hingga kini, sudah ada tujuh hotel yang masih beroperasi dengan menerapkan protokol-protokol yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah setempat.
“Sekarang sudah ada tujuh hotel yang beroperasi dan kemungkinan besar akan bertambah lagi jika tamu yang datang banyak ke Nusa Dua. Di sini, saya mewakili hotel-hotel dan pengelola di dalamnya, sudah ready untuk dijadikan pilot project ini,” ungkap Abdulbar.
Menurutnya, hotel-hotel yang berada di kawasan Nusa Dua juga telah menyiapkan penawaran menarik bagi para wisatawan yang datang ke sana. Berbagai paket promo menginap ditawarkan hotel-hotel berbintang di sana, mulai dari program Book Now Stay Later hingga potongan harga sebesar 70 persen.
“Ada hotel bintang 5 di sini yang menawarkan harga per malam Rp1.100.000, padahal harga normalnya Rp3.000.000,” ungkap Abdulbar.








