BerandaFeatureDestinasi yang Paling Terdampak Corona Justru Paling Cepat Pulih

Destinasi yang Paling Terdampak Corona Justru Paling Cepat Pulih

Published on

spot_img

Pariwisata di Bali memang yang paling berdampak akibat pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia. Dari subsektor leisure, potensi kehilangan bisnis di Bali mencapai lebih dari Rp9 miliar, sementara untuk subsektor MICE berpotensi kehilangan Rp4,96 triliun selama Februari hingga Oktober 2020.

Kendati memiliki dampak pariwisata yang paling besar, Bali memiliki modal bagus jika pariwisata bounceback setelah pandemi. Hal ini dilihat dari jumlah kasus kematian di Bali akibat COVID-19 yang terbilang cukup rendah jika dibandingkan wilayah lain yang ada di Indonesia.

BACA JUGA:  Tren Event di Mal

Ida Bagus Okanentru Agung Partha, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, menjelaskan bahwa rata-rata kematian yang ada di Bali hanya sebesar dua persen. Angka ini bahkan di bawah rata-rata kematian dunia akibat COVID-19 yang sudah mencapai enam persen.

Rendahnya angka kematian di Bali akibat COVID-19 terjadi lantaran penanganan kesehatan di sana cukup sigap dan cekatan. Dengan penanganan yang baik, tingkat kesembuhan di Bali juga mencapai angka yang memuaskan, yakni 30 persen. Angka tersebut bahkan masih di atas rata-rata tingkat kesembuhan dunia yang hanya mencapai 26 persen.

BACA JUGA:  Mengejar Pertumbuhan MICE Yogyakarta

“Ini menjadi sebuah prestasi tersendiri untuk Bali dan ini bisa dipakai untuk meringankan promosi kita pasca-COVID-19. Kita bisa menunjukkan ke wisatawan bahwa Bali cukup bagus dalam menangani hal ini dan tentunya ditunjang oleh masyarakat yang disiplin dalam menaati aturan,” jelas Agung.

Melihat data-data tersebut, Hermawan Kartajaya selaku Founder & Chairman MarkPlus optimistis bahwa Bali akan menjadi daerah pertama di Indonesia yang bangkit pasca-COVID-19. Ditambah dengan branding pariwisata yang sudah dimiliki Bali, semakin mempermudah daerahnya untuk bangkit dari keterpurukan COVID-19 ini.

BACA JUGA:  Masa Depan Pariwisata Asia Pasifik ada di Wisatawan Berkualitas

“Bali akan lebih cepat kembali karena di sana sudah punya branding sebagai tempat yang layak untuk berwisata. Contohnya saja saat pandemi ini, banyak keluarga dari Jakarta lebih memilih mengungsi ke Bali ketimbang ke Singapura. Ini berarti di sana memang sudah bagus branding pariwisatanya,” ungkap Hermawan.

spot_img
spot_img

IFRA 2026 Sukses Digelar, Buka Akses Bisnis dan Kolaborasi Baru

Jakarta, Venuemagz.com - Tren kewirausahaan dan ekspansi bisnis di Indonesia terus membuka ruang bagi...

IIPE 2026 Resmi Dibuka, Tawarkan Produk Gratis dari Ratusan Peserta Lokal dan Internasional

Tangerang, Venuemagz.com - Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 resmi dibuka hari ini, 4...

Indonesia Coffee Expo Jakarta 2026 Hadirkan 115 Brand

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 resmi dibuka di Jakarta International...

Bali Memimpin Sebagai Destinasi Liburan Musim Panas

Singapura, Venuemagz.com -- Untuk menyambut musim panas, platform perjalanan digital Agoda melaporkan kenaikan pencarian...

FINNS Menjadi Beach Club Pertama yang Miliki Helikopter Penyelamatan

Bali, Venuemagz.com -FINNS Beach Club secara resmi meluncurkan helikopter search and rescue (SAR) pertama...

Bali Sah Menjadi Destinasi Nomor 1 Dunia 2026

Bali, Venuemagz.com -- Industri pariwisata Indonesia kembali mencatatkan sejarah emas. Pulau Dewata, Bali, resmi...