Jakarta, Venuemagz.com – The Papandayan Jazz Fest (TPJF) kembali digelar untuk ke-11 kalinya pada 3 hingga 4 Oktober 2026 di The Papandayan Hotel Bandung, Jawa Barat. Festival musik jazz ini akan menampilkan puluhan musisi tanah air di enam area yang berbeda.
Selain solois, TPJF 2026 juga akan menghadirkan kolaborasi spesial antar musisi yang siap memeriahkan panggung festival. Beberapa di antaranya ada Mahalini, Ruth Sahanaya, Diskoria feat. Andien, SimakDialog, Andre Dinuth Group feat. Matthew Sayersz, Batavia Collective, Rafi Sudirman, T-Five x Melly Mono, Reyharp feat. Balawan Project, Arumtala, Ambon Jazz Rock by Barry Likumahuwa, serta musisi dan komunitas lainnya. (baca artikel lainnya di: https://venuemagz.com/event/the-papandayan-jazz-fest-kembali-digelar-ini-line-up-musisinya/)
Para musisi akan tampil di enam area berbeda yang masing-masing memiliki karakter dan program unik. Panggung utama dinamakan Kota Baru Parahyangan Stage, akan menjadi rumah bagi berbagai penampilan unggulan dan proyek kolaborasi spesial. Panggung utama ini berada di Suagi Grand Ballroom, The Papandayan Hotel Bandung.
Kemudian ada BRI Stage yang belokasi di HuruBatu Grill Garden serta RON88 Stage di Cimanuk Ballroom. Kedua panggung ini akan menghadirkan beragam eksplorasi jazz, fusion, soul, dan musik kontemporer.
Untuk penampilan musisi muda dan program edukasi, pengunjung dapat menyaksikannya di TP Stage. Pengunjung yang ingin menikmati pengalaman budaya dapat berkunjung ke Mojang Jajaka Stage yang berlokasi di Tropical Garden.
Mojang Jajaka Stage merupakan panggung hasil kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung bersama Mojang Jajaka Kota Bandung. Panggung ini menghadirkan perpaduan musik, budaya, dan identitas kreatif Kota Bandung dalam suasana yang intim dan khas.
“Panggung ini merupakan upaya kami untuk melestarikan budaya Bandung ke masyarakat luas. Nantinya, akan ada tari jaipong dan wayang golek di stage ini. Pokoknya magic sekali karena membawa culture ke dalam festival musik,” ujar Tyagita R. Hermawan, Ast. Director of Marketing & Sales The Papandayan Hotel Bandung dalam Konferensi Pers di Jakarta pada 22 September 2026.
Area terakhir yang dapat dikunjungi pengunjung untuk menikmati pertunjukan musik adalah kawasan parkir The Papandayan Bandung. Selain pertunjukan musik, area ini juga menghadirkan Pasar Jazz yang menggabungkan bazar komunitas, seni, dan kuliner.
“Pasar Jazz ini dapat dikunjungi secara gratis oleh semua masyarakat. Di sini akan ada aktivitas komunitas, tenant kuliner, produk kreatif, fashion, hingga berbagai kegiatan yang memperkaya pengalaman festival bagi seluruh pengunjung,” kata Gita begitu sapaan akrabnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi para pelaku musik Indonesia, TPJF 2026 juga akan memberikan penghargaan kepada musisi legendari melalui TPJF Lifetime Achievement Award. Tahun ini, penghargaan tersebut akan diberikan kepada BIMBO, salah satu grup musik paling berpengaruh dalam sejarah musik Indonesia yang telah berkarya selama lebih dari lima dekade.
“Ada beberapa kriteria dan pertimbangan yang kami ambil untuk menganugerahkan penghargaan ini kepada BIMBO. Meskipun aliran musik BIMBO bukan jazz, tetapi mereka semua berasal dari Bandung dan merupakan musisi legendaris tanah air,” ucapnya lagi.
Dengan banyaknya area pertunjukan dan aktivitas pendukung lainnya, TPJF 2026 ditargetkan Gita dapat mendatangkan 3.500 hingga 4.000 pengunjung. Target ini menyesuaikan kenyamanan para tamu mengingat akan banyak pengunjung yang hadir dengan usia 35 tahun ke atas.
“Sebenarnya tidak besar target tersebut untuk ukuran festival musik karena memang segitu kapasitas yang ideal dan nyaman di hotel kami. Ini juga yang membedakan festival ini dengan lainnya, karena kami berusaha untuk menghadirkan acara musik se-intimate mungkin,” tutupnya.
Untuk memberikan pengalaman yang sesuai dengan preferensi pengunjung, TPJF 2026 menghadirkan tiga kategori tiket. Silver Pass ditawarkan dengan harga Rp250.000/orang untuk akses harian kelima area festival yaitu Pasar Jazz, RON88 Stage, TP Stage, Mojang Jajaka Stage, dan BRI Stage.
Sementara itu, Gold Pass memberikan akses ke seluruh area festival termasuk Kota Baru Parahyangan Stage dengan harga Rp400.000. Bagi pengunjung yang ingin menikmati seluruh rangkaian festival selama dua hari, tersedia Platinum Pass dengan akses penuh ke seluruh panggung selama dua hari seharga Rp750.000.
TPJF 2026 juga menghadirkan promo terbaik seperti diskon 25% untuk pemegang kartu BRI, pembelian grup tiket, serta paket Stay & Fest yang menggabungkan pengalaman menginap di The Papandayan Bandung dengan tiket festival. Informasi lengkap mengenai tiket dan program promosi dapat diakses melalui www.tpjazzfest.com dan akun Instagram @tpjazzfest.




