Di Asia Tenggara, pariwisata kesehatan (wellness tourism)merupakan industri yang memiliki potensi nilai hingga Rp800 triliun per tahun. Angka ini diperkirakan akan terus tumbuh lebih dari 12 persen tiap tahun. Kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur, atau dikenal juga sebagai The Sanur, diharapkan bisa mendulang potensi ekonomi dari sektor tersebut.
Dengan hadirnya The Sanur, diestimasikan pada tahun 2030 terdapat sekitar 4 hingga 8 persen penduduk Indonesia yang sebelumnya berobat ke luar negeri dapat berobat di The Sanur. Dengan demikian, kontribusi The Sanur terhadap GDP nasional diperkirakan dapat menahan laju devisa yang ke luar mencapai Rp86 triliun dan menambah devisa ke Indonesia sebesar Rp19 triliun. Tak hanya itu, The Sanur juga mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 18.375 orang.
Terletak di atas lahan seluas 41,26 hektare, The Sanur dikembangkan sebagai international health & wellness destination pertama di Indonesia yang menghadirkan fasilitas kesehatan dan pariwisata terintegrasi. Salah satu fasilitas unggulannya adalah International Medical Facility, yaitu The Solitaire, yang dikelola oleh PT Bluecross Medika Internasional.

The Solitaire merupakan klinik bedah estetika berstandar global yang bekerja sama dengan lebih dari delapan mitra internasional pada bidang cosmetic surgery dan medical aesthetics, yang telah dikurasi dari Korea, Brasil, Singapura, Turki, Australian, dan negara lainnya. Mitra-mitra ternama tersebut mencakup World Class Plastic Surgeons, Banobagi Plastic Surgery Clinic, Woori Plastic Surgery, Hestia Intimate Rejuvenation, Mojelim Hair Transplant Clinic.
Christine Hutabarat, Direktur Utama InJourney Hospitality, mengatakan, “Pengembangan KEK Sanur sebagai international health & wellness destination merupakan bagian dari pelaksanaan Proyek Strategis Nasional yang sejalan dengan visi untuk memperkuat kemandirian layanan kesehatan nasional, meningkatkan daya saing global, serta menekan arus devisa ke luar negeri akibat layanan medis di luar negeri.”
“Kolaborasi strategis dengan The Solitaire menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem kesehatan berkelas dunia di dalam negeri, dengan menghadirkan keunggulan medis global yang terintegrasi dengan kekuatan pariwisata Indonesia. Inisiatif ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri internasional health and wellness tourism,” tambahnya.
The Solitaire memiliki empat lantai dengan total area seluas 10.000 meter persegi. Fasilitas ini akan dilengkapi dengan layanan rawat jalan, rawat inap, serta ruang operasi berstandar rumah sakit internasional, yang memungkinkan setiap pasien mendapatkan perawatan kesehatan dan kecantikan terbaik, lengkap dengan kenyamanan fasilitas hotel.
The Solitaire juga menghadirkan dokter-dokter bedah plastik kelas dunia yang merupakan Founder Doctors dari klinik internasional mereka masing-masing, termasuk Dr. Marco Faria Correa dari Brasil, dikenal sebagai dokter pilihan selebriti internasional, serta Dr. Oh Chang Hyun dari Banobagi Plastic Surgery Clinic, Korea Selatan. Seluruh layanan diberikan dengan standar internasional, dipadukan dengan kehangatan Indonesian hospitality.
Dengan layanan unggulan seperti cosmetic surgery, body contouring, intimate rejuvenation, hair transplantation, cosmetic dentistry, serta regenerative medicine & longevity, The Solitaire menghadirkan pengalaman transformasi yang seamless dan terpadu mulai dari konsultasi hingga pemulihan, dalam satu destinasi eksklusif yang memadukan keahlian medis kelas internasional berkualitas, menghadirkan keunggulan medis global dalam ekosistem terintegrasi yang memadukan kualitas, layanan premium dan kompetitif secara global.
Rudy Surjanto, Direktur The Solitaire, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pusat bedah estetika berkelas dunia di Indonesia. “Melalui kolaborasi ini, The Solitaire menghadirkan World-Class Medical Aesthetic Centre in Bali’s Luxury Destination dengan mengkurasi brand dan klinik estetika global ternama yang memiliki reputasi dan standar internasional serta keunggulan klinis yang telah teruji secara global,” ujar Rudy.




