BerandaNewsKemenparekraf Buat Peta Perjalanan Kawasan Joglosemar

Kemenparekraf Buat Peta Perjalanan Kawasan Joglosemar

Published on

spot_img

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan terus memformulasikan peta perjalanan atau travel pattern bagi wisatawan yang ingin melakukan perjalanan wisata. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pariwisata bagi wisatawan dan juga industri terkait.

Kemenparekraf akan mengutamakan program travel pattern ini di lima destinasi super prioritas yang telah ditetapkan. Sebelumnya, Kemenparekraf telah memetakan perjalanan wisatawan yang datang ke Danau Toba untuk diarahkan ke destinasi lainnya yang berada di Medan, Sumatera Utara.

BACA JUGA:  Sandiaga Uno Sebut 64,5 Persen Orang Pergi ke Pantai Saat Libur Lebaran

Selanjutnya, Kemenparekraf akan menerapkan travel pattern di kawasan Joglosemar (Jogja, Solo, Semarang) dengan Candi Borobudur sebagai magnet atau daya tarik utamanya.

Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan, travel pattern tidak hanya mewujudkan pariwisata berkualitas, tetapi juga pariwisata berkelanjutan. Oleh karenanya, travel pattern juga akan terintegrasi dengan desa wisata di sekitar daerah tersebut dan juga destinasi terbaik lainnya.

BACA JUGA:  Gelar Batik Nusantara Mempromosikan Batik Papua

“Di sini, kita membutuhkan kemampuan berinovasi untuk membuat travel pattern Joglosemar yang bervariasi dan dapat memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan. Borobudur itu magnetnya, tapi, Joglosemar ini adalah pattern-nya,” jelas Sandiaga.

Penyusunan travel pattern akan dilakukan dengan memerhatikan faktor-faktor yang dapat menjadikan sebuah pariwisata berkualitas. Misalnya saja dengan menambah masa tinggal dan juga meningkatkan jumlah pengeluaran wisatawan saat melakukan perjalanan wisata.

Selain daerah Joglosemar, Sandiaga mengatakan masih banyak daerah lainnya yang dapat dikembangkan melalui travel pattern. Ia mencontohkan wilayah Jawa Timur yang memiliki sebuah magnet dari wisata Bromo Tengger Semeru (BTS).

BACA JUGA:  Sandiaga Uno Larang Pelaksanaan Event yang Mengundang Keramaian Pada Natal dan Tahun Baru

“Kalau dibuat peta perjalanan, wisatawan yang mau datang ke BTS bisa kita arahkan ke Malang, Banyuwangi, dan Surabaya. Semuanya itu sedang kita coba kembangkan karena ke depannya akan menjadi sebuah tren wisata di era baru,” ungkapnya lagi.

Lampaui Target, TEI 2026 Catatkan Potensi Transaksi US$ 22,94 Miliar dan 45.287 Pengunjung

Kabupaten Tangerang, Venuemagz.com - Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 telah sukses digelar dan resmi...

Eastern Indo Collective Promosikan Pesona Indonesia Timur Lewat Festival Musik di Korea Selatan 

Sleman, Venuemagz.com - Gelombang energi dan denyut budaya Indonesia Timur siap mengguncang panggung musik...

Archipelago Hotels Perluas Jaringan di Semarang Lewat Kehadiran fave+ Hotel Banyumanik

Semarang, Venuemagz.com – Archipelago Hotels terus memperkuat ekspansinya di Jawa Tengah melalui pembukaan fave+...

IIMS Garage Balikpapan 2026 Dorong Pertumbuhan Industri Otomotif Kalimantan

Balikpapan, Venuemagz.com – Dyandra Promosindo kembali menggelar IIMS Garage Balikpapan 2026 pada 21-25 Oktober...

Resmi Dilantik, Menpar Widiyanti Wardhana Perkuat Pariwisata dengan Empat Strategi Utama 

Widiyanti Wardhana resmi menjabat sebagai Menteri Pariwisata Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih Presiden...

Sandiaga Uno Serah Terima Jabatan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Baru

Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan Menteri Pariwisata dan Menteri Ekonomi Kreatif baru dalam susunan...

Wonderful Indonesia dan Avoskin Luncurkan Paket Skincare untuk Traveling

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama brand kecantikan lokal, Avoskin, melakukan kerja sama...