BerandaNewsKemenparekraf Buat Peta Perjalanan Kawasan Joglosemar

Kemenparekraf Buat Peta Perjalanan Kawasan Joglosemar

Published on

spot_img
spot_img

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan terus memformulasikan peta perjalanan atau travel pattern bagi wisatawan yang ingin melakukan perjalanan wisata. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pariwisata bagi wisatawan dan juga industri terkait.

Kemenparekraf akan mengutamakan program travel pattern ini di lima destinasi super prioritas yang telah ditetapkan. Sebelumnya, Kemenparekraf telah memetakan perjalanan wisatawan yang datang ke Danau Toba untuk diarahkan ke destinasi lainnya yang berada di Medan, Sumatera Utara.

BACA JUGA:  24 Ribu Kamar Telah Disiapkan Untuk MotoGP Mandalika 2022 

Selanjutnya, Kemenparekraf akan menerapkan travel pattern di kawasan Joglosemar (Jogja, Solo, Semarang) dengan Candi Borobudur sebagai magnet atau daya tarik utamanya.

Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan, travel pattern tidak hanya mewujudkan pariwisata berkualitas, tetapi juga pariwisata berkelanjutan. Oleh karenanya, travel pattern juga akan terintegrasi dengan desa wisata di sekitar daerah tersebut dan juga destinasi terbaik lainnya.

BACA JUGA:  Soccsksargen Disambangi 3,16 Juta Wisatawan

“Di sini, kita membutuhkan kemampuan berinovasi untuk membuat travel pattern Joglosemar yang bervariasi dan dapat memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan. Borobudur itu magnetnya, tapi, Joglosemar ini adalah pattern-nya,” jelas Sandiaga.

Penyusunan travel pattern akan dilakukan dengan memerhatikan faktor-faktor yang dapat menjadikan sebuah pariwisata berkualitas. Misalnya saja dengan menambah masa tinggal dan juga meningkatkan jumlah pengeluaran wisatawan saat melakukan perjalanan wisata.

BACA JUGA:  Thailand Keluarkan Larangan Merokok di 20 Pantai

Selain daerah Joglosemar, Sandiaga mengatakan masih banyak daerah lainnya yang dapat dikembangkan melalui travel pattern. Ia mencontohkan wilayah Jawa Timur yang memiliki sebuah magnet dari wisata Bromo Tengger Semeru (BTS).

“Kalau dibuat peta perjalanan, wisatawan yang mau datang ke BTS bisa kita arahkan ke Malang, Banyuwangi, dan Surabaya. Semuanya itu sedang kita coba kembangkan karena ke depannya akan menjadi sebuah tren wisata di era baru,” ungkapnya lagi.

spot_img

Tomohon International Flower Festival Promosikan Tomohon sebagai Kota Bunga

Jakarta, Venuemagz.com – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) bersama Pemerintah Kota Tomohon membahas...

Resmi Diluncurkan, Explorex 2027 Jadi Platform Kolaboratif Bagi Industri Outdoor Nasional 

Jakarta, Venuemagz.com - PT Debindomulti Adhiswasti resmi meluncurkan Explorex (Explorations & Experience Expo) 2027...

Event Nasional dan Internasional Kemenpar Hasilkan Ratusan Miliar Rupiah pada Semester Satu 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) berkomitmen untuk selalu meningkatkan jumlah...

Kunjungan Wisman ke Indonesia Tembus 6 Juta Perjalanan Hingga Mei 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Sektor pariwisata Indonesia terus menunjukkan kinerja yang positif hingga pertengahan tahun...

Resmi Dilantik, Menpar Widiyanti Wardhana Perkuat Pariwisata dengan Empat Strategi Utama 

Widiyanti Wardhana resmi menjabat sebagai Menteri Pariwisata Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih Presiden...

Sandiaga Uno Serah Terima Jabatan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Baru

Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan Menteri Pariwisata dan Menteri Ekonomi Kreatif baru dalam susunan...

Wonderful Indonesia dan Avoskin Luncurkan Paket Skincare untuk Traveling

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama brand kecantikan lokal, Avoskin, melakukan kerja sama...