BerandaNewsKemenparekraf Minta Tambahan Dana Rp500 Miliar Ke DPR

Kemenparekraf Minta Tambahan Dana Rp500 Miliar Ke DPR

Published on

spot_img
spot_img

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah mengajukan tambahan pagu indikatif tahun anggaran 2022 sebesar Rp500 miliar. Pengajuan dana ini dilakukan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat rapat kerja dengan Komisi X DPR RI pada 14 Juni 2021.

Berdasarkan surat Menkeu RI Nomor S-361/MK.02/2021 dan surat Menteri PPN/Kepala Bappenas Nomor B.238/M.PPN/D.8/PP.04.02/04/2021 tanggal 29 April 2021 tentang Pagu Indikatif Belanja K/L TA 2022, alokasi pagu indikatif Kemenparekraf/Baparekraf pada RAPBN TA 2022 sebesar Rp3.816.970.382.000.

BACA JUGA:  Tren Wisata Spontan Naik Daun, Menparekraf Harap Dapat Percepat Target 1,4 Miliar Pergerakan Wisnus

“Namun, dalam rangka mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, kami memerlukan penambahan alokasi anggaran sebesar Rp500 miliar. Sehingga total usulan pagu indikatif menjadi sebesar Rp4.316.970.382.000,” kata Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan, penambahan anggaran ini akan digunakan untuk program kepariwisataan dan ekonomi kreatif. Sebelumnya, dana khusus program tersebut hanya Rp1.728.535.944.000, namun akan ditambah menjadi Rp2.228.535.944.000.

“Apabila usulan penambahan anggaran tersebut disetujui, akan kami pergunakan untuk mendukung program-program yang difokuskan untuk pemulihan sektor parekraf,” dia menambahkan.

Program yang dimaksud adalah penguatan produk ekonomi kreatif, peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif, event daerah, dan juga desa wisata. Selain itu, penambahan pagu indikatif ini juga akan dialokasikan untuk memperkuat program-program pemulihan sektor parekraf yang dimiliki oleh empat kedeputian di lingkungan Kemenparekraf.

BACA JUGA:  Sandiaga Uno: Magnet Bali Masih Terlalu Kuat

Keempatnya adalah Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan dengan tambahan pagu indikatif sebesar Rp60 miliar, lalu Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur mendapat tambahan anggaran Rp240 miliar, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) memperoleh tambahan anggaran sebesar Rp80 miliar, dan Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif sebesar Rp120 miliar.

BACA JUGA:  Filipina Target Datangkan 100.000 Turis Indonesia

Usulan penambahan pagu indikatif ini mendapatkan respons positif dari sejumlah anggota Komisi X yang hadir dalam rapat tersebut. Perwakilan dari Fraksi Nasdem, Ratih Megasari Singkarru, menyarankan agar Kemenparekraf juga memerhatikan pembangunan destinasi dan infrastruktur pariwisata yang ada di seluruh Indonesia.

“Jadi, saya ingatkan agar Kemenparekraf terus berkoordinasi dengan Kementerian PUPR karena kemajuan pariwisata harus dengan dukungan infrastruktur,” ucap Ratih.

spot_img
spot_img

Sembilan Atraksi Wisata Baru di Singapura

Singapura, Venuemagz.com – Sepanjang tahun 2025, jumlah turis Indonesia yang berkunjung ke Singapura mencapai...

Deretan Atraksi, Konser, dan Pengalaman Imersif yang Wajib Masuk Agenda di Singapura

Singapura, Venuemagz.com -- Singapura kembali menghadirkan beragam acara menarik yang siap memanjakan wisatawan dari...

Nuanu Bali Hadirkan Dua Pameran Seni Kontemporer Secara Gratis

Bali, Venuemagz.com - Nuanu Creative City menghadirkan dua pameran seni secara bersamaan di Labyrinth...

Resmi Dilantik, Menpar Widiyanti Wardhana Perkuat Pariwisata dengan Empat Strategi Utama 

Widiyanti Wardhana resmi menjabat sebagai Menteri Pariwisata Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih Presiden...

Sandiaga Uno Serah Terima Jabatan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Baru

Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan Menteri Pariwisata dan Menteri Ekonomi Kreatif baru dalam susunan...

Wonderful Indonesia dan Avoskin Luncurkan Paket Skincare untuk Traveling

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama brand kecantikan lokal, Avoskin, melakukan kerja sama...