Dalam Jumpa Pers Akhir Tahun 2024, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan bahwa Kementerian Pariwisata telah menyiapkan empat Quick Wins atau program jangka pendek yang menjadi prioritas untuk menyambut tahun 2025.
Keempat quick wins Kementerian Pariwisata tersebut adalah:
- Intensifikasi Program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI)
Program ini dilaksanakan antara lain melalui kampanye atau branding, integrasi paket wisata, efisiensi biaya, transportasi, serta peningkatan daya saing destinasi, misalnya melalui pembentukan satgas wisata bersih.
“Progresnya kita telah melaksanakan Gerakan Wisata Bersih yang bertujuan meningkatkan kebersihan daya tarik wisata untuk kenyamanan dan kesehatan pengunjung. Caranya adalah dengan membentuk satuan tugas, pembangunan fasilitas sanitasi, dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait,” ujar Widiyanti Putri Wardhana.
Program ini secara resmi akan diluncurkan pada Rakornas Kementerian Pariwisata pada Februari 2025.
- Tourism 5.0
Program ini bertujuan memodernisasi pemasaran pariwisata melalui alat digital. “Untuk inisiatif ini kita telah merancang ulang proses pencari pariwisata di Indonesia.travel agar lebih imersif, informatif, dan user friendly,” ujar Widi.
Kemudian Kemenpar juga melakukan digitalisasi calendar of events dan pengembangan fitur AI, dengan tujuan untuk menjangkau target pasar secara lebih tepat dan efisien dengan optimalisasi digitalisasi.
Kemenpar juga konsisten menyelenggarakan dan memberikan dukungan pada pelaksanaan event nasional maupun internasional. “Karena kami yakin dampak multiplier effect dari event sangat tinggi. Selama November sampai Desember 2024 ada 10 event KEN (Karisma Event Nusantara), 5 event nasional, dan 3 event internasional yang Kemenpar dukung dan bantu promosikan penyelenggaraannya sehingga lebih besar lagi dampaknya,” ujar Widi.
Untuk memberikan dukungan pada pelaksanaan event nasional maupun internasional, Kemenpar juga mendorong adanya percepatan sistem perizinan event internasional secara digital.
- Penyesuaian Harga Tiket Pesawat Terjangkau
Aksesibilitas adalah kunci untuk pergerakan wisatawan. Untuk itu, Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan kementerian dan lembaga lainnya untuk menghadirkan tiket pesawat yang lebih terjangkau. “Progresnya untuk tiket yang lebih terjangkau, kami berhasil menurunkan harga tiket pesawat sebesar 10 persen untuk periode nataru, dari 19 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025,” ujar Widi.
Kemenpar juga berkolaborasi dengan agen perjalanan online dan asosiasi untuk menghadirkan promo dan paket wisata yang dapat dijangkau lebih banyak wisatawan.
- Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pelaku Usaha
Kemenpar telah bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait. Selanjutnya Kemenpar akan melakukan penyelarasan lebih lanjut dalam rapat komite sektoral pariwisata menuju revitalisasi pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi. Kementerian Pariwisata juga akan melakukan pemberdayaan masyarakat desa wisata.





