BerandaNewsMarkPlus Tourism Menjadi Anggota Pacific Asia Travel Association (PATA)

MarkPlus Tourism Menjadi Anggota Pacific Asia Travel Association (PATA)

Published on

spot_img

Di tengah menurunnya bisnis sektor pariwisata akibat COVID-19, MarkPlus Tourism justru memperbesar jaringannya di dunia internasional. Terbaru, di April 2020 ini, MarkPlus Tourism diumumkan sebagai anggota baru dari Pacific Asia Travel Association (PATA).

PATA sendiri adalah asosiasi non-profit internasional yang bertanggung jawab mengembangkan sektor pariwisata di kawasan Asia Pasifik, salah satunya dengan menyediakan insight pariwisata untuk para anggotanya yang terdiri dari lebih 90 badan pariwisata pemerintahan, lebih dari 20 maskapai dan bandara, hingga ratusan perusahaan travel.

Sementara MarkPlus Tourism sendiri adalah unit bisnis dari konsultan marketing MarkPlus Inc. yang bergerak di bidang pariwisata. MarkPlus Tourism hingga kini telah berkolaborasi dan menjadi konsultan bagi pemain pariwisata, mulai dari pemerintah, asosiasi, sampai sektor swasta.

BACA JUGA:  Wedding Indoor Masih Menjadi Favorit Calon Pengantin

Di saat yang bersamaan, PATA juga telah mengangkat tujuh anggota lainnya mulai dari badan pemerintahan sampai perusahaan travel swasta. Beberapa dari mereka datang dari Thailand, Timur Tengah, sampai China.

Nalendra Pradono, Direktur MarkPlus Tourism, menjelaskan bahwa keanggotaan PATA ini menjadi langkah terbaik untuk mendorong peran MarkPlus Tourism tidak hanya di ranah lokal, tetapi juga internasional. Dengan keikutsertaannya di asosiasi ini diharapkan dapat membuka jaringan yang lebih luas di level internasional.

BACA JUGA:  Industri Pameran Naik 7 Persen

“Misalnya saja lewat seminar-seminar regional. Kita juga dapat dengan mudah mengakses riset dan publikasi PATA untuk mengembangkan sektor pariwisata, khususnya lokal,” ujar Nalendra.

Eksistensi MarkPlus Tourism di level internasional tidak hanya ditunjukkan melalui anggota PATA. Sebelumnya, MarkPlus Tourism juga sudah menjadi mitra dengan organisasi internasional lainnya, yaitu GSTC (Global Sustainable Tourism Council).

Organisasi ini adalah lembaga global yang mengeluarkan standar pariwisata berkelanjutan berupa kriteria dan indikator. Istimewanya, MarkPlus Tourism merupakan official training partner satu-satunya yang berasal dari Indonesia.

Sementara untuk partnership lokal, MarkPlus Tourism berkolaborasi dengan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) sebagai anggota. Dalam hal ini, Founder & Chairman MarkPlus Tourism, yaitu Hermawan Kartajaya, ditunjuk sebagai dewan pakar GIPI.

BACA JUGA:  Target Pariwisata Tahun 2025: Wisman Naik, Wisnus Turun

Dengan kuatnya jaringan internasional dan lokal, Nalendra berharap MarkPlus Tourism bisa menjadi solusi bagi pemain sektor pariwisata yang sekarang terdampak COVID-19. Pasalnya, dengan pariwisata yang saat ini sepi, wisatawan lokal maupun mancanegara baru akan memulai perjalanan setelah pandemi berakhir.

“Di sini, kami mencoba membantu para pemain pariwisata untuk menghadapi aktivitas turis setelah COVID-19. Tentunya dengan reputasi internasional yang saat ini kita punya,” katanya lagi.

spot_img
spot_img

Ini Layanan Publik Pemprov DKI Jakarta yang Hadir di Jakarta Fair 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tengah digelar di Jakarta International Expo...

Pekan Raya Grogol 2026 Siap Digelar di Aston Kartika Grogol

Jakarta, Venuemagz.com – Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center berkolaborasi dengan Pemerintah Kota...

Teknologi Mengubah Cara Memilih Destinasi, Kepercayaan Tetap Menjadi Kunci

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah wajah industri pariwisata global, termasuk di Indonesia....

Wisata Medis di Malaysia Masih Menjadi Favorit Warga Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com -- Indonesia masih menjadi pasar utama bagi sektor wisata medis Malaysia. Hal...

Corona Datang, Saatnya Atasi Over Tourism

Beberapa tahun yang lalu, industri pariwisata global sedang diramaikan oleh isu pariwisata massal atau...