BerandaNewsTarget Pariwisata Tahun 2025: Wisman Naik, Wisnus Turun

Target Pariwisata Tahun 2025: Wisman Naik, Wisnus Turun

Published on

spot_img

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menetapkan target ambisius dalam sektor pariwisata untuk tahun 2025. Dengan fokus pada quality tourism, strategi ini tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga pada keberlanjutan dan nilai tambah yang dihasilkan dari aktivitas pariwisata.

Fokus pada Pariwisata Berkualitas

Konsep quality tourism yang menjadi fokus utama mencakup pengembangan destinasi pariwisata yang ramah lingkungan, pemberdayaan komunitas lokal, serta pelestarian budaya dan alam. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman wisata yang bermakna, sekaligus memastikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Target Kunjungan Wisatawan

BACA JUGA:  MUNAS IVENDO 2022 Tetapkan Ketua Umum dan Sekjen Baru

Pada tahun 2025, pemerintah menargetkan kedatangan wisatawan mancanegara sebanyak 14,6 juta hingga 16 juta kunjungan. Angka ini mencerminkan pemulihan pasca-pandemi dan upaya peningkatan daya saing pariwisata Indonesia di pasar global. Target tersebut juga meningkat dari target tahun 2024, yakni sebesar batas bawah 10,4 juta wisman untuk batas bawah, serta 14,3 juta wisman untuk batas atas.

Sementara itu, untuk wisatawan nusantara, ditargetkan sebanyak 1,08 miliar pergerakan, yang menunjukkan pentingnya pasar domestik dalam mendukung industri pariwisata nasional. Akan tetapi, target tersebut menurun dari target tahun 2024, yakni batas bawah sebesar 1,25 miliar, dan target batas 1,5 miliar perjalanan.

BACA JUGA:  Industri MICE 20 Tahun Jalan Sendiri, Kritik Presdir Royalindo untuk Kementerian Pariwisata

Kontribusi terhadap Perekonomian

Sektor pariwisata diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Pada tahun 2025, kontribusi pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) ditargetkan mencapai 4,6 persen. Selain itu, devisa dari sektor ini diproyeksikan bernilai antara 19 miliar hingga 22,1 miliar dolar AS. Peningkatan devisa ini mencerminkan nilai tambah yang dihasilkan dari kebijakan quality tourism, yang fokus pada wisatawan dengan daya beli tinggi dan aktivitas yang lebih berdampak positif.

Peningkatan Kesejahteraan dan Lapangan Kerja

BACA JUGA:  AccorHotels Janji Bangun 200 Hotel hingga Tahun 2019

Selain kontribusi ekonomi, sektor pariwisata juga berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja. Pada tahun 2025, diperkirakan sebanyak 25,8 juta orang akan bekerja di sektor pariwisata. Peningkatan ini tidak hanya mencerminkan pemulihan industri, tetapi juga menunjukkan upaya pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan.

Target pariwisata tahun 2025 mencerminkan komitmen pemerintah dalam mengembangkan sektor ini secara berkelanjutan dan berkualitas. Dengan dukungan semua pihak, baik pemerintah, pelaku industri, maupun masyarakat, diharapkan Indonesia dapat mewujudkan visi tersebut dan memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan dunia.

spot_img

Dari Thailand ke Jakarta, Ressa Maulani Hadirkan Strategi Baru Bangun Brand Hospitality Premium

Jakarta, Venuemagz.com - Industri hospitality Indonesia kini bergerak ke arah yang lebih dinamis. Kekuatan...

Silhouette by The Zero Phuket Hadir di Nai Yang dengan Pendekatan Berbeda

Phuket, Venuemagz.com – Silhouette by The Zero Phuket hadir di Nai Yang sebagai wujud...

Aston Sentul Rayakan 10 Tahun Perjalanannya

Sentul, Venuemagz.com – Aston Sentul Lake Resort & Conference Center dengan bangga merayakan hari...

Perdana, Indo Livestock Expo & Forum Hadirkan Kompetisi terkait Ternak Ruminansia 

Jakarta, Venuemagz.com - Indo Livestock Expo & Forum edisi 19 akan segera hadir pada...

Rekomendasi Destinasi Gereja Bersejarah untuk Liburan Natal

Jakarta, Venuemagz.com - Perayaan Natal sudah di depan mata. Umat Kristiani telah mempersiapkan berbagai...

Yogyakarta: Variasi Aktivitas Team Building di Lereng Gunung Hingga Tepi Pantai

Yogyakarta memiliki keunggulan yang berbeda sebagai tujuan incentive travel di Pulau Jawa. Berkat perpaduan...

Labuan Bajo: Perpaduan Keindahan Alam dengan Keajaiban Purba

Labuan Bajo, Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, telah lama dikenal sebagai...