BerandaNewsNew Normal Sama Dengan Tambahan Modal

New Normal Sama Dengan Tambahan Modal

Published on

spot_img

Di era new normal ini, semua aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat maupun kalangan bisnis harus mengedepankan protokol kesehatan. Demikian juga dengan pelaku industri MICE yang pada umumnya kegiatannya mengumpulkan orang banyak, tentunya harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mengurangi dampak penularan virus Corona.

AB Sadewa, VP Brand Communication Panorama Group, dalam webinar “See Fu Talk” yang diadakan oleh Ivendo Bali bekerja sama dengan Beon Work yang berjudul “New Normal Protocol?” pada 18 Juni 2020 mengatakan bahwa new normal adalah new investment.

Menurut Sadewa, beberapa hal yang mengakibatkan pelaku industri MICE harus melakukan investasi baru adalah karena adanya perubahan perilaku pasar, menempatkan kualitas di atas kuantitas, crowd management sebagai paradigma baru pada event/destinasi, dan harus membuka lebih banyak destinasi/event baru.

BACA JUGA:  Selayar Ingin Jadi Kota Marina Dunia

Sadewa juga menjelaskan adanya perubahan perilaku pasar menjadikan industri harus melakukan recovery dengan cara re-marketing, contohnya adanya pembatasan umur untuk wisatawan atau pengunjung event pada protokol kesehatan, tentunya akan menghilangkan salah satu segmen pasar, sehingga industri harus mencari segmen baru dengan cara melakukan investasi baru.

Pada industri pameran, adanya aturan physical distancing yang diimplementasikan dengan memperlebar gangway, menambah luas stan, serta membatasi jumlah pengunjung akan menurunkan kapasitas pameran. Agar jumlah peserta tidak menurun, tentunya organizer harus menambah space atau ruang. Selain itu, agar pengunjung bisa maksimal meskipun ada pembatasan, organizer harus menambah durasi pameran. Hal tersebut tentunya membuat organizer harus menambah investasinya.

BACA JUGA:  Davao Kejar Pertumbuhan Sektor MICE

Selanjutnya, pelaku industri harus melakukan investasi pada sistem crowd management agar bisa mengurangi dampak penularan virus. Sementara itu, untuk sektor pariwisata, wisatawan tidak perlu mengunjungi destinasi yang sudah dipenuhi pengunjung sehingga diperlukan adanya investasi untuk membuka banyak destinasi baru.

Kemudian, protokol kesehatan yang dulunya merupakan protokol tambahan, sekarang menjadi hal wajib dalam mengajukan penawaran sehingga menaikkan biaya.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Bagikan BIP JPU Sebesar Rp8 Miliar Kepada 800 Pelaku Parekraf

Menurut Sadewa, pada masa new normal pelaku industri sebaiknya melakukan re-design organisasi dan produk yang ditawarkan berdasarkan protokol kesehatan yang berlaku agar aman dan nyaman bagi pasar, destinasi, dan seluruh karyawan. Selain itu, perusahaan juga harus melakukan reformasi cara berbisnis, yaitu dengan menjalankan aturan baru berbasis aspek kesehatan dan bisnis yang berkelanjutan.

Archipelago Hotels Rayakan Hari Dokter Nasional dengan Doctors Appreciation Discount

Jakarta, Venuemagz.com – Dedikasi seorang dokter tidak berhenti pada keahlian medis, tetapi juga tercermin...

Pergeseran Tren Liburan Wisatawan Indonesia: Tak Lagi Cari Murah, Tapi Kualitas 

Jakarta, Venuemagz.com - Wisatawan Indonesia kini memiliki cara baru untuk menikmati perjalanannya. Tak lagi...

Jelajah Wastra Asia Tenggara hingga Kebaya di Pameran Waves of Weave 

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia berkolaborasi dengan Jakarta Fashion Week (JFW) Indonesian...

Wajah Baru ARTOTEL Harmoni Jakarta Padukan Seni Peranakan dan  Gaya Hidup Urban 

Jakarta, Venuemagz.com - ARTOTEL Harmoni Jakarta sukses menggelar grand launching pada tanggal 23 Oktober...

Archipelago Hotels Rayakan Hari Dokter Nasional dengan Doctors Appreciation Discount

Jakarta, Venuemagz.com – Dedikasi seorang dokter tidak berhenti pada keahlian medis, tetapi juga tercermin...

Pergeseran Tren Liburan Wisatawan Indonesia: Tak Lagi Cari Murah, Tapi Kualitas 

Jakarta, Venuemagz.com - Wisatawan Indonesia kini memiliki cara baru untuk menikmati perjalanannya. Tak lagi...

Jelajah Wastra Asia Tenggara hingga Kebaya di Pameran Waves of Weave 

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia berkolaborasi dengan Jakarta Fashion Week (JFW) Indonesian...