BerandaNewsKemenparekraf Kemas Tren Industri Pariwisata 2021 Melalui Buku

Kemenparekraf Kemas Tren Industri Pariwisata 2021 Melalui Buku

Published on

spot_img

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui Deputi Kebijakan Strategis meluncurkan dua buku yang berjudul Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia dan Trend Industri Pariwisata 2021. Dirilis pada 21 Juli 2021, kedua buku ini dapat diunduh melalui website resmi Kemenparekraf.

Buku Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia menyuguhkan potret industri parekraf selama tahun 2020. Buku ini juga diperkuat dengan data-data di setiap destinasi pariwisata dan subsektor ekraf di Indonesia.

BACA JUGA:  Dubai Berhasil Menangkan 437 Acara MICE Internasional pada 2024

Sedangkan, buku Trend Industri Pariwisata 2021 membahas bagaimana cara bertahan para pelaku usaha di sektor hotel, restoran, transportasi wisata, atraksi wisata, MICE, dan travel agent di tengah kondisi saat ini. Bagaimana cara mereka dapat bertahan hidup dan berkembang seiring dengan supply dan demand yang selalu berubah.

Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf, Kurleni Ukar, mengatakan pandemi COVID-19 telah mengubah landscape industri pariwisata dan ekonomi kreatif serta perilaku konsumen atau yang biasa disebut new normal. Oleh sebab itu, dengan diluncurkannya buku ini dapat menambah semangat inovasi, adaptasi, dan kolaborasi antar stakeholder di tengah pandemi COVID-19.

BACA JUGA:  Menparekraf Dorong Desa Wisata Hadirkan Produk Unggulan

“Saya harap buku ini dapat memberikan inspirasi dan menjadi referensi dalam merumuskan bauran kebijakan dan strategi ke depan,” ujar Kurleni.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan kedua buku ini sebagai bentuk respons dan jawaban terhadap perubahan ekosistem industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Di dalam buku ini juga mengusung nilai-nilai pariwisata berkualitas dan berkelanjutan di masa mendatang.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Gandeng Pekerja Seni Untuk Sosialisasi PeduliLindungi

“Kedua buku tersebut merupakan hasil riset mendalam dan dilakukan secara kolaboratif antara Kemenparekraf dengan merangkul stakeholder terkait. Mudah-mudahan buku ini bisa memberikan suatu petunjuk dan motivasi bagi pelaku industri,” kata Sandiaga.

spot_img
spot_img

Fuji Rock Festival Picu Tren Wisata Berbasis Musik

Jepang, Venuemagz.com – Agoda Company Pte. Ltd., yang mengoperasikan platform perjalanan digital Agoda, mengungkapkan...

Jakarta International Pet Show 2026 Hadirkan Pengalaman Dunia Pet yang Edukatif dan Menghibur

Jakarta, Venuemagz.com – Dyandra Mavic Internasional akan menghadirkan Jakarta International Pet Show (JIPS) pada 3–5 Juli 2026 di Nusantara International Convention...

The Hari Singapore Akan Dibuka pada 2027

Singapura, Venuemagz.com – Harilela Hotels menargetkan Singapura sebagai lokasi ketiga bagi brand hotel prestisiusnya,...

Babak Baru KRISTAInterFOOD 2026: Hadir dengan Venue Lebih Besar dan Siap Manjakan Industri Mamin Global

Jakarta, Venuemagz.com - Krista Exhibitions kembali menghadirkan pameran makanan dan minuman bertajuk InterFood untuk...

Fuji Rock Festival Picu Tren Wisata Berbasis Musik

Jepang, Venuemagz.com – Agoda Company Pte. Ltd., yang mengoperasikan platform perjalanan digital Agoda, mengungkapkan...

Jakarta International Pet Show 2026 Hadirkan Pengalaman Dunia Pet yang Edukatif dan Menghibur

Jakarta, Venuemagz.com – Dyandra Mavic Internasional akan menghadirkan Jakarta International Pet Show (JIPS) pada 3–5 Juli 2026 di Nusantara International Convention...

The Hari Singapore Akan Dibuka pada 2027

Singapura, Venuemagz.com – Harilela Hotels menargetkan Singapura sebagai lokasi ketiga bagi brand hotel prestisiusnya,...