Jakarta, Venuemagz.com – Popularitas Bali sebagai destinasi wedding internasional sudah mulai terasa sejak beberapa tahun silam. Kepopuleran tersebut terus berlanjut hingga saat ini dan mulai mendongkrak performa bisnis hotel yang berada di Bali.
Nama Bali semakin dikenal dunia untuk pasar wedding setelah mendapatkan pengakuan internasional berupa penghargaan “Destinasi Pernikahan Top Asia” dan “Destinasi Paling Romantis di Dunia”. Hal ini didukung dengan keindahan alamnya, budaya unik, hingga menawarkan fasilitas kelas dunia.
Tak hanya pariwisata, pasar wedding juga memberikan dampak positif terhadap performa bisnis hotel yang ada di kawasan Bali. Pasalnya, banyak turis asing maupun domestik yang menyelenggarakan pernikahannya di hotel kawasan Bali.
“Tahun 2025 lalu, wedding tourism di Bali banyak dilakukan oleh turis India. Selain wedding, wellness tourism juga menjadi sumber pendapatan baru bagi hotel-hotel di kawasan Bali hingga beberapa tahun ke depan,” ujar Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto, dalam acara Colliers Virtual Media Briefing Q4 2025 pada 7 Januari 2026.
Hal ini semakin dibuktikan dengan meningkatnya pasar pernikahan di sejumlah hotel atau resort berbintang Bali. Misalnya saja di Merusaka Nusa Dua Bali yang mengalami peningkatan 20 persen di tahun 2025 untuk permintaan pasar wedding.
“Permintaannya bisa tiga wedding setiap bulannya selama 2025 kemarin. Wedding market akan terus kami genjot di tahun 2026 ini,” ungkap Nova Myheart, Marketing & Communication Manager Merusaka Nusa Dua Bali saat dihubungi oleh tim venuemagz.com.

Menurut Nova, tamu yang paling banyak datang untuk menggelar pernikahannya di Merusaka Nusa Dua berasal dari negara Australia. Kemudian disusul tamu Indonesia, Eropa, serta Mix Asia.
“Kebanyakan tamu wedding kita memilih area outdoor karena garden di Merusaka Nusa Dua sangat luas. Kapasitas main garden saja bisa untuk 1.000 pax,” Nova menambahkan.

Merusaka Nusa Dua juga memiliki tempat pernikahan lainnya seperti lobby garden yang dapat menampung hingga 120 orang serta Ballroom berkapasitas lebih dari 500 tamu. Untuk acara pernikahan yang lebih intim, resort mewah ini juga menyediakan Chapel dengan kapasitas hingga 20 orang.
Peningkatan pasar wedding juga dirasakan oleh Aryaduta Hotel Bali pada tahun 2025. Marketing Communication Manager Aryaduta Bali, Gladys Monica Solang, mengatakan terjadi kenaikan 23 persen pasar wedding di tahun 2025 jika dibandingkan 2024 dengan tiga acara pernikahan setiap bulannya.
“Kalau tamu wedding kita lebih banyak dari domestik, WNA palingan hanya beberapa saja. Biasanya datang dari Australia, India, dan Jerman,” ungkap Gladys.

Dari segi fasilitas, Aryaduta Hotel menawarkan Chapel dengan kapasitas 200 tamu di dalamnya. Salah satu keunggulan Aryaduta Bali dalam menggaet pasar pernikahan adalah lokasinya yang strategis yaitu berada di Jalan Kartika Plaza, Kuta dan persis di depan Gereja Katolik.
“Walaupun lokasi kami tidak persis di depan pantai, tetapi, kami punya fasilitas buggy (semacam mobil kecil) untuk pengantaran ke pantai. Nanti kita sewa lahan di sana bagi tamu yang ingin menggelar pernikahan di pantai,” jelasnya lagi.

Pada tahun 2025, Aryaduta Hotel Bali, juga meluncurkan venue pernikahan baru di area kolam renang. Venue ini mampu menampung hingga 30 orang dengan target pasar WNA yang ingin menggelar intimate wedding.
“Jadi, ini panggung pernikahannya melayang di atas kolam renang kita yang ada di rooftop. Dengan adanya venue baru ini maka persenjataan kita sudah lengkap untuk menarik pasar wedding lebih tinggi lagi di tahun 2026 ini,” ujar Gladys.






KOMENTAR
0