BerandaNewsPelaku MICE Butuh Sertifikasi Virtual Event Management

Pelaku MICE Butuh Sertifikasi Virtual Event Management

Published on

spot_img
spot_img

Penyebaran COVID-19 memberikan dampak negatif terhadap bisnis. Salah satu yang paling terdampak ialah industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Karenanya, dibutuhkan penyesuaian oleh para pelaku MICE dapat tetap bertahan di tengah pandemi COVID-19. Salah satu cara yang dapat dilakukan ialah mengubah kegiatan offline menjadi kegiatan daring.

“Ini akan menjadi tren baru dari MICE global. Kegiatan virtual ini juga sebagai jawaban dari tantangan yang dihadapi pelaku MICE selama pandemi,” ujar Raty Ning, Vice President Director Pacto Convex saat menjadi pembicara di Seminar Nasional Riset Terapan Administrasi Bisnis dan MICE ke-IX yang diselenggarakan oleh mahasiswa Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).

BACA JUGA:  Lepas Ibu Kota Negara, Gedung Pemerintahan di Jakarta dapat Konversi Menjadi Hotel

Dalam pelaksanaannya, kegiatan virtual membutuhkan kemampuan khusus di bidang teknologi sehingga tidak dapat sembarang orang melakukannya. Sebagai tren baru di tengah pandemi ini, Sumber Daya Manusia (SDM) di industri MICE dituntut untuk belajar mengenai kegiatan virtual.

Oleh karena itu, menurut Raty, dibutuhkan sertifikasi khusus terkait virtual event management untuk menghasilkan SDM yang unggul. Sebelum mendapatkan sertifikasi tersebut, SDM MICE harus melalui proses pembelajaran terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) saat menggelar virtual event. Setelahnya, dibutuhkan kreativitas masing-masing SDM MICE agar dapat menghasilkan kegiatan virtual yang menarik.

BACA JUGA:  Penerapan Smart Economy di Ekosistem Industri MICE

Lebih lanjut ia mengatakan, pemahaman mendasar terkait digital memang perlu diketahui oleh setiap SDM MICE. Meskipun tidak mencapai 100 persen, setidaknya SDM MICE sudah memiliki dasar pengetahuan untuk mengikuti perkembangan bisnis yang terjadi saat ini.

“Pada dasarnya, dalam melaksanakan kegiatan virtual ini, kami juga merangkul orang-orang di bidang IT yang memang kompeten dalam menggelar kegiatan virtual. Tetapi, di sini, basic pemahaman digital itu juga diperlukan,” ungkapnya lagi.

BACA JUGA:  Saudia Memperkenalkan Fitur Lokasi Pencarian Bagasi

Di kesempatan yang sama, Budi Isman selaku CEO PT Mikro Investindo Utama mengatakan bahwa SDM MICE harus mengantongi banyak sertifikasi jika ingin mengembangkan bisnisnya. Pasalnya, sertifikat akan menjadi penting untuk menunjukkan kredibilitas sebagai pihak penyelenggara acara.

“Kala MICE sudah dijadikan sebuah ladang bisnis, sudah seharusnya bisnis skill menjadi pertimbangan di dalamnya. Oleh karena itu, dibutuhkan sertifikasi untuk menunjang segala bisnisnya,” kata Budi.

spot_img
spot_img
spot_img

Akkulla Seminyak Akan Dibuka Oktober 2026, Tawarkan Diskon Pembukaan 30%

Elite Havens, perusahaan manajemen dan pemasaran vila mewah di Asia, mengumumkan bahwa Akkulla, kompleks...

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Gelar Fashion Show Inklusif

JAKARTA, Venuemagz.com – Sepuluh anak melangkah satu per satu di area lobi hotel. Mereka...

Generasi Terbaru Printer EcoTank: Cetak Lebih Cepat, Biaya Lebih Hemat

Jakarta, Venuemagz.com – Kebutuhan mencetak dokumen tidak pernah benar-benar hilang, baik untuk menyelesaikan pekerjaan...

Ocean Mantra Village Hadir di Indonesia, Tawarkan Pengalaman Retret yang Sesungguhnya

Jakarta, Venuemagz.com -- Ocean Mantra Village resmi dibuka di Indonesia sebagai destinasi retret yang...

Akkulla Seminyak Akan Dibuka Oktober 2026, Tawarkan Diskon Pembukaan 30%

Elite Havens, perusahaan manajemen dan pemasaran vila mewah di Asia, mengumumkan bahwa Akkulla, kompleks...

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Gelar Fashion Show Inklusif

JAKARTA, Venuemagz.com – Sepuluh anak melangkah satu per satu di area lobi hotel. Mereka...

Generasi Terbaru Printer EcoTank: Cetak Lebih Cepat, Biaya Lebih Hemat

Jakarta, Venuemagz.com – Kebutuhan mencetak dokumen tidak pernah benar-benar hilang, baik untuk menyelesaikan pekerjaan...