BerandaNewsPemda Diminta Bantu Selamatkan Industri Pariwisata dan Ekraf

Pemda Diminta Bantu Selamatkan Industri Pariwisata dan Ekraf

Published on

spot_img

Dinas-dinas yang membidangi pariwisata dan ekonomi kreatif juga diimbau melakukan upaya-upaya untuk dapat memberikan dukungan dan kompensasi berupa bahan makanan pokok kepada para pekerja informal yang terkait langsung dengan destinasi wisata yang ditutup di wilayah kewenangannya.

Wishnutama mengajak para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk saling membantu dalam menghadapi kondisi yang tidak mudah ini. Khusus untuk para pelaku sektor ekonomi kreatif, seperti televisi, film, rumah produksi, konten kreator, radio, animasi, desain grafis, artis, seniman, juga berbagai komunitas dan jeraring kreatif di berbagai daerah, untuk aktif terlibat dalam membantu pemerintah dalam menyosialisasikan langkah kepada masyarakat dalam menghadapi COVID-19.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Dorong Perempuan Menjadi Local Champion di Desa Wisata

Kemenparekraf saat ini sedang berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait mengusulkan berbagai stimulus ekonomi agar dapat meringankan beban dan biaya untuk para pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga dapat mengurangi potensi PHK karyawan di sektor tersebut. 

“Presiden menekankan bahwa pemerintah menaruh perhatian yang sangat besar pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu leading sector perekonomian nasional, namun untuk menangani dampak COVID-19 ini diperlukan kerja sama dari berbagai pihak,” kata Wishnutama.

BACA JUGA:  Kolaborasi Kemenparekraf dengan Traveloka Untuk Mendorong Wisata Domestik Saat Libur Sekolah

Sebelumnya dalam upaya menangani dampak COVID-19 bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif Menparekraf mengaktifkan Pusat Krisis Terintegrasi yang merupakan pengintegrasian dari Manajemen Krisis Kepariwisataan (MKK) yang selama ini pernah dilaksanakan oleh Kemenparekraf. 

Pusat Krisis Terintegrasi akan melakukan pendataan informasi industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak COVID-19 di seluruh daerah serta membuka forum daring untuk menjaring masukan dari para pelaku dan stakeholder di bidang pariwisata sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan dan langkah lanjutan.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Kejar Target Wisman 2024 Melalui Pameran SATTE 

Bersama pemda, Pusat Krisis Terintegrasi tersebut akan menerapkan rencana mitigasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Swiss-Belresort Dago Heritage Padukan Cita Rasa Prancis dan Rempah Nusantara

Bandung, Venuemagz.com – September menjadi momentum bagi Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung untuk menghadirkan pengalaman...

Dukung Edukasi Interaktif, Jatim Park Group Hibahkan 3.200 Tiket Mega Science Center dan Budaya

Batu, Venuemagz.com -- Jawa Timur Park Group memberikan akses kunjungan ke Mega Science Center...

Petualangan Interaktif di Mega Science Center dan Budaya

Batu, Venuemagz.com -- Jawa Timur Park Group kembali memperkenalkan wahana wisata terbarunya bernama Mega...

FLOII Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Global untuk Majukan Industri Florikultura Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - Dyandra Event Solutions resmi membuka Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo untuk...

Resmi Dilantik, Menpar Widiyanti Wardhana Perkuat Pariwisata dengan Empat Strategi Utama 

Widiyanti Wardhana resmi menjabat sebagai Menteri Pariwisata Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih Presiden...

Sandiaga Uno Serah Terima Jabatan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Baru

Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan Menteri Pariwisata dan Menteri Ekonomi Kreatif baru dalam susunan...

Wonderful Indonesia dan Avoskin Luncurkan Paket Skincare untuk Traveling

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama brand kecantikan lokal, Avoskin, melakukan kerja sama...