BerandaNewsPeraturan Menteri untuk Standardisasi Venue MICE

Peraturan Menteri untuk Standardisasi Venue MICE

Published on

spot_img

Kementerian Pariwisata melalui direktorat Pengembangan Destinasi Wisata Alam dan Buatan menggelar uji publik sosialisasi draft pedoman kriteria tempat penyelenggaraan (venue) MICE. Melalui acara tersebut diharapkan para pihak terkait industri MICE, termasuk pemerintah daerah, stakeholder pariwisata, dan sekolah pariwisata, dapat memberikan masukan mengenai kriteria tempat penyelenggaraan acara MICE yang terbaik.

Acara yang berlangsung di aula serbaguna Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) pada 5 Agustus 2016 lalu dihadiri sekitar 40 undangan yang berasal dari berbagai pihak terkait MICE. Selain dari Kementerian Pariwisata serta pemilik dan manajemen venue, turut hadir dalam acara ini adalah Anak Agung Yuniartha, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Hadir pula sebagai narasumber adalah Riyanthi Handayani selaku anggota tim percepatan pengembangan wisata MICE sekaligus Presiden Direktur Bali Nusa Dua Convention Center, Eko Prabowo selaku tim konsultan PT Aslamindo Mitra Lestari, dan Renno Raymond sebagai Ketua Tim Konsultan.

BACA JUGA:  Kemeriahan HUT RI di GWK Cultural Park

Pedoman kriteria tempat penyelenggaraan (venue) MICE ini dimaksudkan sebagai acuan bagi pemerintah, pemerintah daerah, biro konvensi dan ekshibisi, lembaga sertifikasi, pelaku usaha, dan masyarakat mengenai venue MICE yang layak. Pedoman kriteria tempat penyelenggaraan (venue) MICE ini juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing destinasi MICE melalui standardisasi tempat penyelenggaraan (venue) MICE sesuai dengan karakter dan fungsinya.

BACA JUGA:  Epson Indonesia Memperkenalkan Managing Director Baru

Latar belakang ditetapkannya pedoman kriteria venue MICE ini karena venue merupakan aspek penting dan menjadi salah satu barometer dalam perkembangan industri MICE. Perkembangan industri MICE, baik pada taraf regional maupun global, menunjukkan adanya tren standardisasi dengan menerapkan kriteria-kriteria tertentu dalam industri MICE, khususnya dalam standardisasi sebuah venue yang menjadi pusat penyelenggaraan MICE tersebut.

BACA JUGA:  Menparekraf Ingin Jadikan Destinasi Wisata Sebagai Sentra Vaksinasi

Agung Yuniartha menyambut baik acara uji publik tersebut. Menurutnya, wisata MICE memang membutuhkan penanganan khusus. “Sosialisasi ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan dan menyalurkan aspirasinya guna menyempurnakan  peraturan menteri ini,” ujar Agung Yuniartha.

Penulis: Nila Sofianty

spot_img

Perdana! Kolaborasi KTO dan Buttonscarves untuk Promosikan Pariwisata Ramah Muslim

Jakarta, Venuemagz.com – Korea terus menggalakan wisata ramah musim bagi wisatawan mancanegara khususnya Indonesia....

Jelajah Program dan Tren Kendaraan Listrik di Pameran PEVS 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Akselerasi industri kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia tengah melesat kencang....

1883 Drink Design Competition Indonesia 2026 Siap Digelar, Ubah Makanan Padat Menjadi Minuman

Jakarta, Venuemagz.com - Industri food and beverage (F&B) Indonesia bersiap menyambut standar baru dengan...

JFEX Summer 2026 Perkuat Hubungan Perdagangan antara F&B Global, Jepang, dan Pasar Asia

Tokyo, Jepang, Venuemagz.com — JAPAN INT'L FOOD & BEVERAGE EXPO (JFEX) SUMMER 2026 kini...

Perdana! Kolaborasi KTO dan Buttonscarves untuk Promosikan Pariwisata Ramah Muslim

Jakarta, Venuemagz.com – Korea terus menggalakan wisata ramah musim bagi wisatawan mancanegara khususnya Indonesia....

Jelajah Program dan Tren Kendaraan Listrik di Pameran PEVS 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Akselerasi industri kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia tengah melesat kencang....

1883 Drink Design Competition Indonesia 2026 Siap Digelar, Ubah Makanan Padat Menjadi Minuman

Jakarta, Venuemagz.com - Industri food and beverage (F&B) Indonesia bersiap menyambut standar baru dengan...