Singapura, Venuemagz.com — Platform perjalanan digital Agoda mengungkapkan bahwa wisatawan di seluruh Asia Tenggara semakin melirik negara-negara tetangga sebagai pilihan perjalanan yang lebih mudah dijangkau pada paruh pertama 2026, dengan Vietnam tampil sebagai destinasi yang paling menarik perhatian di kawasan ini.
Vietnam mencatat pertumbuhan minat pencarian akomodasi dari seluruh pasar Asia Tenggara lainnya, yakni Indonesia (20%), Kamboja (22%), Laos (22%), Thailand (24%), Malaysia (40%), Singapura (52%), dan Filipina (98%). Data pemesanan penerbangan Agoda menunjukkan pergeseran serupa, dengan Vietnam untuk pertama kalinya masuk dalam lima besar destinasi luar negeri wisatawan Filipina dan langsung menempati peringkat ketiga. Data tersebut menyoroti meningkatnya daya tarik Vietnam sebagai destinasi regional yang mudah dijangkau, didorong oleh semakin luasnya akses bebas visa, durasi tinggal yang lebih panjang, serta meningkatnya konektivitas penerbangan.
Andrew Smith, Senior Vice President of Supply Agoda, mengatakan, “Paruh pertama 2026 memiliki tantangan tersendiri, tetapi yang kami lihat adalah keinginan wisatawan untuk bepergian tidak pernah berhenti. Sebaliknya, mereka cenderung beralih ke destinasi yang lebih dekat dan lebih mudah dijangkau. Pertumbuhan Vietnam di kawasan ini menunjukkan bahwa wisatawan merespons dengan tegas ketika hambatan dipangkas dan perjalanan menjadi lebih mudah.”
Minat terhadap Malaysia juga meningkat, khususnya dari Kamboja. Pencarian akomodasi dari Kamboja naik 24%, sementara data penerbangan menunjukkan Malaysia naik dari peringkat ketiga menjadi peringkat kedua dalam daftar destinasi luar negeri wisatawan Kamboja. Momentum tersebut tumbuh seiring Tourism Malaysia melanjutkan upaya promosinya di Kamboja tahun ini sebagai bagian dari kampanye Visit Malaysia 2026 yang lebih luas.
Minat pencarian terhadap Indonesia juga meningkat di sejumlah pasar negara tetangga. Indonesia naik ke peringkat ke-2 di Malaysia dan peringkat ke-3 di Singapura, dengan peningkatan masing-masing sebesar 18% dan 17%. Dikombinasikan dengan tingginya permintaan terhadap akomodasi dengan harga terjangkau, terutama di kalangan wisatawan yang mencari penginapan dengan tarif di bawah US$50 per malam, temuan ini menunjukkan bahwa keinginan untuk menemukan destinasi baru serta faktor harga menjadi pendorong penting dalam minat perjalanan regional.
Keunggulan Asia Tenggara dari Sisi Kedekatan
Hasil survei wisatawan Agoda mengungkapkan bahwa hampir sepertiga responden berencana melakukan perjalanan singkat selama satu hingga tiga hari pada 2026. Kedekatan geografis antarnegara di Asia Tenggara menjadikan kawasan ini destinasi ideal untuk liburan singkat.
Data Agoda pada semester pertama 2026 semakin memperkuat tren tersebut, demikian pula kemitraannya dengan Sekretariat ASEAN dalam kampanye “SEABlings: Closer Than You Think”. Kampanye yang diluncurkan pada Agustus 2026 bersama AirAsia MOVE tersebut bertujuan menginspirasi masyarakat Asia Tenggara untuk menjelajahi kawasan mereka sendiri.
Smith menambahkan, “Ketika merencanakan liburan tiga hari, alih-alih liburan selama dua minggu, wisatawan dapat bepergian lebih sering, menjelajahi lebih banyak destinasi, serta lebih fleksibel dalam mengatur anggaran. Asia Tenggara berada dalam posisi yang sangat baik untuk menangkap pergeseran tren ini karena destinasi-destinasinya saling berdekatan dan memiliki konektivitas yang baik sehingga memungkinkan perjalanan yang lebih sering dan lancar.”




