Sandiaga Uno Optimistis Capai Target Kunjungan Wisman China

Sunday, 30 June 24 Harry
Wisman Cina di Pantai Jimbaran, Bali
Wisman Cina di Pantai Jimbaran, Bali. Foto: Venuemagz/Erwin

Indonesia menargetkan kunjungan 1 juta sampai 1,5 juta wisman China pada tahun 2024 ini. Untuk itu, sejumlah strategi promosi dan kerja sama dilakukan dengan biro perjalanan di China untuk memperbanyak paket wisata ke Indonesia.

Dalam pertemuan dengan agen perjalanan China di Andaz Xintiadi Hotel, Shanghai, 27 Juni 2024, Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi wisata yang kaya. “Selain Bali, ada lima destinasi pariwisata super prioritas yang ada di Indonesia, yaitu Borobudur, Danau Toba, Likupang, Labuan Bajo, dan Mandalika,” kata Sandiaga.

BACA JUGA:   Online Bukan Pilihan, Pameran Harus Kembali Offline

Kekayaan potensi wisata ini juga ditunjang dengan pencapaian parekraf Indonesia di mata publik internasional. Salah satunya keberhasilan Indonesia naik 10 peringkat dari ranking 32 menjadi 22 dunia dalam indeks kinerja pengembangan pariwisata (Travel Tourism Development Index/TTDI) versi World Economic Forum (WEF).

Selain potensi wisata yang kaya, penerbangan dari China ke Indonesia juga terhitung banyak. Diketahui, ada 14 kota di China yang memiliki penerbangan langsung ke beberapa kota di Indonesia.

BACA JUGA:   Sandiaga Uno: Magnet Bali Masih Terlalu Kuat

“China merupakan pasar yang sangat potensial bagi parekraf Indonesia. Oleh karena itu untuk tahun 2024 ini, kami menargetkan ada 1 juta-1,5 juta kunjungan wisatawan asal China ke Indonesia,” katanya.

Sandiaga optimistis target ini mampu dicapai dengan kolaborasi yang baik antara China dan Indonesia. “Saya yakin dengan potensi yang ada di Indonesia ini akan mampu menarik kedatangan wisatawan Tiongkok ke Indonesia,” kata Sandiaga.